JAKARTA,TERMINALNEWS.ID -| Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri JIS Ramadan Fest 2026 di Concourse Zona Timur Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai keimanan, kepedulian sosial, sekaligus menghidupkan ruang publik secara inklusif dan produktif selama bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Pramono menekankan pentingnya menjadikan JIS bukan sekadar stadion berstandar internasional, melainkan juga ruang yang menyatu dengan masyarakat sekitar.
“Walaupun berstatus stadion internasional, saya tekankan kepada Jakpro agar terus berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Dan itu terbukti hari ini,” ujar Pramono.
Menurut dia, sebagai salah satu ikon baru Jakarta, JIS memiliki potensi besar untuk menampung beragam kegiatan mulai dari olahraga, budaya, hingga aktivitas keagamaan dan ekonomi. Keberadaan bazar UMKM dalam festival ini dinilai menjadi bukti bahwa stadion dapat berfungsi sebagai penggerak ekonomi lokal.
Penataan Sosial dan Harapan Warga
Pramono juga menyinggung perkembangan penataan sosial di kawasan JIS, termasuk bagi warga eks Kampung Bayam yang kini telah menempati rumah susun yang disediakan pemerintah.
Ia mengakui proses adaptasi tidak selalu mudah, terutama bagi warga yang sebelumnya berdagang di sekitar lokasi. Namun, ia berharap hunian baru yang disediakan tanpa biaya sewa itu dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Karena masih baru, pasti ada tantangan. Tapi mudah-mudahan kegiatan seperti ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Jakarta,” katanya.
Sembako Murah dan Penguatan Daya Beli
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin, menjelaskan bahwa JIS dirancang sebagai venue multifungsi yang dapat mengakomodasi berbagai kegiatan lintas sektor secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) selama Ramadan, Jakpro menyiapkan 4.500 paket sembako murah. Sebanyak 1.500 paket didistribusikan kepada warga di sekitar jalur pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, sementara 3.000 paket lainnya disalurkan dalam rangkaian JIS Ramadan Fest 2026.
Paket sembako tersebut dapat ditebus dengan harga Rp100.000 dari harga normal Rp150.000. Langkah ini disebut sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh warga.
Dakwah dan Solidaritas Sosial
Festival ini juga menghadirkan sejumlah dai nasional seperti Ustaz Das’ad Latif, Ustaz Solmed, dan Ustaz Abdul Somad. Selain tausiah, panitia menyalurkan santunan kepada anak yatim sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial.
Melalui JIS Ramadan Fest 2026, stadion yang kerap menjadi panggung pertandingan besar itu kini berubah menjadi ruang ibadah, ruang berbagi, sekaligus ruang pertemuan antarwarga menegaskan bahwa infrastruktur megah sekalipun pada akhirnya harus kembali pada tujuan utamanya: memberi manfaat bagi masyarakat.

