JAKARTA,TERMINALNEWS.ID -| Epicentrum XXI, Jakarta, mendadak berubah menjadi arena petualangan pada Kamis (4/12). Bukan untuk sebuah wahana, melainkan untuk menyambut Press Conference & Screening film terbaru bertajuk “Timur”.
Uwais Pictures bersama BNI menyulap seluruh area menjadi “hutan rimba”,lengkap dengan atmosfer gelap, suara alam, dan nuansa yang membawa tamu undangan seolah masuk ke semesta film tersebut.
Namun kejutan terbesar justru datang dari balik layar. Untuk pertama kalinya, sang bintang laga Iko Uwais resmi mengambil peran sebagai sutradara, sebuah langkah besar yang langsung menyita perhatian industri hiburan.
Debut Menggigit dari Ikon Laga
Di hadapan media, Iko tampil lebih emosional dibanding biasanya.
“Setelah bertahun-tahun berkarya di luar negeri, saya merasa sudah saatnya kembali dan melakukan hal yang lebih besar untuk Indonesia. Menyutradarai Timur adalah mimpi yang akhirnya terwujud,” ujar Iko.
Film ini begitu personal baginya. Iko menuturkan bahwa ia tumbuh bersama keluarga dari Indonesia Timur,sosok-sosok yang membentuk karakternya sejak kecil.
Isu Propaganda? Iko Menjawab Lugas
Beberapa waktu terakhir, Timur sempat menjadi perbincangan panas karena disebut terinspirasi dari operasi militer di tahun 1996. Tuduhan bahwa film ini memiliki muatan politik pun mencuat di dunia maya.
Dengan nada merendah namun tegas, Iko menepis tudingan tersebut.
“Fokus kami adalah kemanusiaan dan persaudaraan. Tidak ada kepentingan politik di sini,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses kreatif berjalan murni demi kebutuhan cerita, bukan agenda tertentu.
Antusiasme Penonton Membara
Usai screening, reaksi penonton terbilang luar biasa. Banyak yang mengaku tak hanya terkesima dengan adegan laganya, tetapi juga tersentuh oleh dinamika emosional para karakter.
“Gila sih, ini Iko versi lengkap,jagoan di depan kamera, peka di belakang kamera,” ungkap salah satu penonton.
Persaudaraan di Depan dan Belakang Kamera
Produser Ryan Santoso menambahkan bahwa Timur lahir dari perjalanan panjang membangun Uwais Pictures.
“Lebih dari lima tahun kami merintis rumah produksi ini. Tema persaudaraan di film ini sangat relate dengan perjalanan kami,” tuturnya.
Film Laga Emosional yang Mulai Diperhitungkan
Dengan visual kuat, emosi yang solid, serta adegan laga khas Iko Uwais, Timur langsung dipandang sebagai Salah satu film Indonesia yang paling menjanjikan di akhir tahun. Banyak kalangan menilai film ini bisa menjadi tolok ukur baru untuk genre action drama Tanah Air.
Timur siap menghentak layar lebar Indonesia mulai 18 Desember 2025.

