Kontrak Pemain Jadi Fokus Utama Liga Soeratin U15 Jakarta 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Kompetisi sepak bola junior, Liga Soeratin U15 Jakarta, secara resmi akan digulirkan pada tahun 2026 mendatang di bawah naungan Liga Jakarta U17.

Sebagai langkah awal persiapan, sebuah workshop digelar untuk para calon peserta di kafe Pancoran Soccer Field, Pancoran, Jakarta, Sabtu (11/10/2025).

Sebanyak 22 perwakilan klub yang telah mendaftar hadir dengan antusias dalam workshop yang dipandu langsung oleh Taufik Jursal Effendy, Sekretaris Jenderal Liga Jakarta U17. Liga Soeratin U15 sendiri merupakan kompetisi resmi PSSI yang bertujuan untuk pembinaan pemain di bawah usia 15 tahun.

Dalam workshop tersebut, panitia memaparkan berbagai hal teknis, mulai dari syarat kepesertaan, aturan main kompetisi, hingga mekanisme pendaftaran.

Baca Juga :   Achmat Nabil Pimpin Daftar Top Skor Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025 Sementara dengan 15 Gol

Dua poin kebijakan keuangan yang diangkat adalah penerapan sistem pendaftaran berbayar dan dana deposito klub. Deposito dialokasikan untuk membayar denda, seperti pelanggaran kartu kuning dan merah, sepanjang kompetisi berlangsung.

“Uang pendaftaran diperlukan agar setiap klub benar-benar merasa bertanggung jawab untuk terus tampil,” jelas Yosef Erwiyantoro, penggagas Kompetisi Liga Jakarta U17 2025 sekaligus Liga Soeratin U-15 2026.

Namun, poin yang paling ditekankan dalam workshop tersebut adalah soal pentingnya kontrak pemain. Kontrak harus ditandatangani secara tiga pihak, yaitu pemilik klub, orang tua pemain, dan pemain itu sendiri.

“Berkaca dari kompetisi Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2025, salah satu yang ditekankan kepanitiaan adalah soal kontrak pemain. Tujuannya agar klub lain tidak seenaknya mencomot pemain yang terlibat dalam Liga Soeratin,” tegas Yosef.

Baca Juga :   PSSI Resmi Tunjuk John Herdman

Kebijakan ini mendapat tanggapan positif dari perwakilan klub. Toyo Haryono dari SSB Toyo Haryono menyambut baik penyelenggaraan liga ini. Ia menilai kompetisi dengan format dua putaran ini merupakan bentuk pembinaan usia muda yang nyata.

“Kami berterima kasih ada yang menggelar kompetisi yang PSSI pun tidak mampu melaksanakannya. Ini benar-benar pembinaan usia muda, sama seperti kompetisi di liga-liga utama dunia,” ujar Toyo.

pul 106
Kontrak Pemain Jadi Fokus Utama Liga Soeratin U15 Jakarta 2026 – Toyo bersama Sekretaris Panpel Liga Jakarta U17, Taufik Jursal (foto:isson)

Ia juga menyetujui sistem deposito yang transparan, karena uangnya digunakan khusus untuk menangani pelanggaran.

Sementara itu, Bagus Tristyanovan dari Pemuda Jaya melihat aturan kontrak ini sebagai langkah proteksi yang bagus, terutama bagi Sekolah Sepak Bola (SSB).

“Ini sebenarnya bagus dilakukan untuk teman-teman dari SSB. Biar mereka bisa belajar juga tentang pentingnya surat kontrak pemain. Tujuannya agar jangan sampai SSB terkena trik licik dari klub Liga dalam upaya mereka merekrut pemain,” jelas Bagus.

Baca Juga :   Batalyon FC Mundur dari Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025, Sejumlah Pelatih Angkat Bicara

Dengan persiapan yang matang melalui workshop ini, diharapkan Liga Soeratin U15 Jakarta 2026 dapat berjalan sukses dan menjadi wadah yang ideal untuk mencetak bintang-bintang sepak bola nasional masa depan.

Related articles

Share article

Latest articles