JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Alexander Chang berhasil menorehkan prestasi gemilang setelah keluar sebagai juara tunggal putra Amman Men’s World Tennis Championship seri kelima yang berlabel UTR Pro Tennis Tour 2025 di kawasan wisata ITDC Nusa Dua, Bali, Minggu (31/8).
Petenis muda asal Amerika Serikat itu memastikan gelar juara usai menundukkan rekan senegaranya, Lucca Liu, dalam laga final bertajuk All American Final dengan skor meyakinkan 6-4, 6-2.
Pertandingan yang memperebutkan total hadiah senilai 20.000 dolar AS itu berlangsung sengit sejak awal.
Kedua petenis yang sama-sama berusia 21 tahun menunjukkan ketahanan fisik, strategi permainan, serta mental bertanding yang solid.
Sejak gim-gim awal set pertama, duel antara Chang yang tampil agresif dengan permainan servis-voli dan Liu yang mengandalkan pukulan baseline menghasilkan rally panjang serta skor ketat hingga kedudukan 4-4.
Namun, memasuki gim kesembilan, Chang meningkatkan tempo serangan. Agresivitasnya membuahkan hasil dengan break krusial sehingga unggul 5-4. Ia kemudian sukses mempertahankan servis untuk menutup set pertama dengan skor 6-4.
Di set kedua, Liu mencoba bangkit. Ia bermain lebih agresif dan berusaha menekan Chang untuk membalikkan keadaan.
Meski demikian, kepercayaan diri dan motivasi tinggi dari Chang menjadi penentu jalannya pertandingan. Chang kembali unggul di momen penting dan menutup set kedua dengan skor 6-2. Pertarungan final tersebut berlangsung selama 1 jam 42 menit.
Dengan hasil ini, Alexander Chang berhak atas hadiah uang sebesar 3.600 dolar AS beserta trofi juara. Sementara itu, Lucca Liu sebagai runner-up mendapatkan 2.075 dolar AS.
“Jujur saya tidak menyangka bisa menang dua set langsung. Di babak kualifikasi grup, Liu tampil sangat prima hingga menjadi juara Pool B. Kemenangan ini menambah kepercayaan diri saya untuk tampil lebih baik di seri M-25 pekan depan,” ujar Chang usai laga.
Meski kalah, Liu tetap menunjukkan sikap sportif. Ia memberikan selamat kepada rekannya yang keluar sebagai juara.
“Alexander bermain sangat bagus hari ini. Ia pantas meraih gelar juara,” ucapnya.
Selain pertandingan final, hari terakhir seri kelima UTR Pro Tennis Tour juga mempertandingkan babak play-off untuk menentukan peringkat akhir para peserta.
Tiga wakil Indonesia, yakni Anthony Susanto, Tegar Abdi Satrio Wibowo, dan Renaldi Aqila Salim, sukses menutup laga pamungkasnya dengan kemenangan.
Anthony Susanto yang menghadapi Joao Graca dari Portugal tampil dominan dengan skor 6-3, 6-0. Hasil ini mengantarkannya menempati posisi kesembilan.
Tegar Abdi Satrio Wibowo juga mencatat kemenangan telak 6-0, 6-0 atas petenis Australia, Eric Tripati, dan finis di peringkat 13.
Sementara itu, Renaldi Aqila Salim menundukkan Rodion Malmygin asal Rusia dengan skor 6-1, 6-1 untuk menempati peringkat 17 dari 20 peserta.
Hasil ini menjadi catatan positif bagi ketiga petenis muda Indonesia. Meski belum mampu melaju ke babak puncak, keberhasilan mereka menutup turnamen dengan kemenangan menjadi modal penting menghadapi seri-seri berikutnya.
Usai seri kelima ini, rangkaian Amman Men’s World Tennis Championship akan berlanjut ke seri keenam yang masuk kategori ITF World Tennis Tour M-25.
Turnamen dengan level kompetisi lebih tinggi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 7 September 2025, tetap di lapangan tenis kawasan ITDC Nusa Dua, Bali.
Seri M-25 akan menghadirkan persaingan lebih ketat dengan keikutsertaan petenis berperingkat lebih tinggi.
Ajang ini diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan bagi petenis Indonesia sekaligus mendatangkan pengalaman berharga menghadapi lawan-lawan internasional.
Hasil Pertandingan Final UTR Pro Tennis Tour (31/8/2025):
Alexander Chang (USA) mengalahkan Lucca Liu (USA) 6-4, 6-2
Hasil Pertandingan Play-Off UTR Pro Tennis Tour:
Anthony Susanto (INA) mengalahkan Joao Graca (POR) 6-3, 6-0
Renaldi Aqila Salim (INA) mengalahkan Rodion Malmygin (RUS) 6-1, 6-1
Tegar Abdi Satrio Wibowo (INA) mengalahkan Eric Tripati (AUS) 6-0, 6-0
Kemenangan Chang di Bali sekaligus menegaskan dominasinya di ajang UTR Pro Tennis Tour.
Sementara bagi tenis Indonesia, hasil positif yang diraih Anthony Susanto, Tegar Abdi, dan Renaldi memberi sinyal bahwa regenerasi petenis muda Tanah Air terus berjalan dan patut mendapat dukungan penuh.

