JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Puncak akhir perjalanan dari perjuangan enam tim yang berhasil lolos ke babak playoff Liga 1 Esports Nasional 2024 resmi dimulai. Bertempat di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Jumat (25/10/24).
Puncak acara ini berlangsung Minggu (27/10) ketika babak playoff Liga 1 Esports Nasional mempertemukan Mahadewa, Kings, Dewa United Hades, Donkey.ID x GPX, EVOS Holy, dan ONIC Miracle.
Pertandingan ini menjadi momen puncak yang paling dinantikan di seluruh Indonesia, di mana enam tim esports terkuat bersaing untuk melahirkan sang legenda baru dalam dunia Mobile Legends.
Setelah perjalanan panjang penuh ketegangan di fase grup, hanya tersisa enam tim terbaik yang siap memberikan performa maksimal demi satu tujuan mencapai babak final.
Atmosfer kompetisi kian memanas saat tim-tim terbaik ini bersiap memberi segalanya untuk meraih kemenangan, menampilkan skill dan kerja sama yang telah mereka bangun dengan susah payah selama musim reguler.
Diutarakan Event Director Garudaku Wim Reynaldo Bacas, menjelaskan bahwa Liga Esports Nasional 2024 akan memiliki juara baru karena juara bertahan Pajajaran Esports harus pulang lebih awal tak lolos ke babak playoff.
“Total hadiah yang kita berikan untuk prize pool Liga Esports Nasional 2024 adalah Rp3,2 miliar,” kata Wim kepada wartawan di Jakarta pada Jumat.
Menurut dia, tim-tim yang sebelumnya tidak tampil baik dalam Liga Esports Nasional 2023 kini tampil bagus.
“Seperti EVOS, GPX, Dewa United Hades, ada juga Mahadewa dan Kings yang sebagai tim baru. Kalau ONIC sudah dua kali ini, dalam dua season ini berjalan selalu masuk ke playoffs,” kata dia.
Liga Esports Nasional 2024 telah bergulir sejak Juni, dimulai dengan Liga 3, berlanjut ke Liga 2, kemudian Liga 1.
Nantinya tim yang lolos playoff berkesempatan mengikuti kualifikasi kejuaraan esports internasional. Wim menjelaskan empat tim terbaik dalam layoff 2023 mengikuti pemilihan tim nasional yang digelar Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) untuk IESF Riyadh 2024.
“Tapi belum ada yang lolos untuk masuk talent timnas karena belum beruntung saja. Kita harapkan dari enam tim ini nantinya ketika akan kita melakukan kualifikasi lagi untuk pencarian timnas,” kata Wim.
“Seperti event internasional, baik SEA Games, Asian Games, maupun IESF, mereka dapat lolos dari jalur Liga Esports Nasional.”


