JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Sebanyak 55 pemain dari berbagai klub Liga 1 Indonesia masuk dalam daftar calon skuad Liga Indonesia All Star yang akan berlaga di turnamen pramusim bergengsi, Piala Presiden 2025.
Nama-nama tersebut akan diseleksi menjadi 30 pemain melalui mekanisme voting terbuka yang melibatkan publik sepak bola nasional.
Melalui sistem fans choice, pecinta sepak bola Indonesia berkesempatan menentukan siapa saja pemain terbaik yang layak mengenakan jersey Liga Indonesia All Star di ajang yang akan berlangsung pada 6–13 Juli 2025.
Turnamen ini akan digelar di dua stadion utama: Stadion Si Jalak Harupat, Bandung sebagai venue utama, dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, yang akan menjadi tempat pertandingan pembuka.
Persija Jakarta dan Bhayangkara FC menjadi klub yang paling banyak menyumbangkan calon pemain, masing-masing mengirimkan tujuh nama.
Dari Persija, terdapat nama-nama berpengalaman seperti Andritany Ardhiyasa, Hansamu Yama, hingga winger lincah Riko Simanjuntak dan Witan Sulaiman.
Bhayangkara FC turut mengirimkan sejumlah andalan, seperti Dendy Sulistyawan, Ilija Spasojevic, hingga bek tangguh Arief Satria dan Andi Setyo.
Turnamen Piala Presiden 2025 diikuti oleh enam tim yang dibagi ke dalam dua grup. Liga Indonesia All Star masuk ke dalam Grup A bersama Arema FC dan tim undangan asal Inggris, Oxford United.
Sementara Grup B dihuni oleh Persib Bandung, Dewa United, serta Port FC dari Thailand.
Kehadiran tim undangan internasional diproyeksikan untuk menambah daya tarik kompetisi serta memberikan pengalaman bertanding internasional bagi para pemain lokal.
Selain itu, pemilihan Liga Indonesia All Star melalui voting publik juga menjadi cara baru dalam mendekatkan suporter dengan dinamika tim nasional dan kompetisi domestik.
Berikut adalah rincian 55 nama calon pemain berdasarkan posisi:
Penjaga Gawang (5): Reza Arya (PSM), Riyandi (Persis), Andritany (Persija), Satria Tama (Barito), Kartika Ajie (Persita).
Bek Kanan (5): Rizky Dwi (Persis), Rio Fahmi (Persija), M. Toha (Persita), Bagas Kaffa (Barito), Abduh Lestaluhu (PSS).
Bek Tengah Kanan (5): Herwin Tri (PSBS), Ryuji Utomo (Persita), Fachruddin Aryanto (PSS), Kartika Verdhayanto (Madura), Komang Tri (Bali United).
Bek Tengah Kiri (5): Hansamu Yama (Persija), Fabiano Beltrame (PSBS), Safrudin Tahar (Malut United), Arief Satria, Andi Setyo (Bhayangkara).
Bek Kiri (5): Ricky Fajrin (Bali United), Firza Andika (Bhayangkara), Yusuf Meilana, Kevin Gomez (Persik), Leo Guntara (Borneo).
Gelandang Bertahan (5): Akbar Tanjung (PSM), Hanif Sjahbandi (Persija), Rosad Setiawan (Semen Padang), Bayu Otto (Persik), Kadek Agung (Bali United).
Gelandang Tengah (5): Rizki Sani (Bhayangkara), Gholy Zahaby (Persija), Rifky Septiawan (Persita), Alwi Slamat (Malut United), M. Taufany (Madura).
Gelandang Serang (5): Septian David (PSIS), Zanadin Fariz, Braif Fatari (Persis), Tengku Ichsan (Bhayangkara), Frets Butuan (Malut United).
Sayap Kiri (5): Irfan Jaya, Yabes Roni (Bali United), Witan Sulaiman (Persija), Jeam Kelly Sroyer (PSBS), Irfan Jauhari (Persis).
Sayap Kanan (5): Riko Simanjuntak (Persija), Ricky Cawor (Borneo), Riski Afrisal, Yuda Pratama (Madura), Irkham Mila (PSS).
Penyerang Tengah (5): Eksel Runtukahu (Barito), Dendy Sulistyawan, Ilija Spasojevic (Bhayangkara), Khanafi (Persik), Arkhan Kaka (Persis).
Pemilihan 30 pemain inti akan dilakukan secara daring melalui platform yang telah disiapkan oleh panitia penyelenggara.
Mekanisme ini diharapkan bisa meningkatkan keterlibatan suporter dan menciptakan rasa kepemilikan terhadap tim Liga Indonesia All Star yang akan mereka pilih langsung.
Salah satu panitia dari Piala Presiden menyatakan bahwa konsep fans voting ini merupakan bentuk penghargaan terhadap peran suporter yang menjadi nyawa kompetisi.
“Ini bukan hanya soal siapa pemain terbaik, tapi siapa yang paling dicintai dan dipercaya publik untuk mewakili kualitas terbaik Liga Indonesia,” ujarnya.
Dengan semakin dekatnya hari pertandingan dan atmosfer kompetisi yang mulai memanas, kehadiran Liga Indonesia All Star diprediksi akan menyedot perhatian besar dari para penggemar sepak bola nasional.
Selain menjadi hiburan pramusim, Piala Presiden 2025 juga menjadi ajang unjuk kekuatan klub-klub Liga 1 menjelang kompetisi resmi.
Partisipasi publik dalam menyusun tim All Star, ditambah kehadiran tim internasional, menjadikan Piala Presiden edisi kali ini bukan hanya sekadar turnamen persiapan, tetapi juga pesta sepak bola Indonesia yang inklusif dan spektakuler.

