JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) masa bakti 2025–2029 yang dipimpin oleh Dr. Ir. Yan Mulia Abidin.
Acara pelantikan berlangsung di Midaz, Senayan, Jakarta, Kamis (16/10/2025), dan dihadiri sejumlah tokoh olahraga nasional serta perwakilan organisasi internasional.
Dalam sambutannya, Marciano memberikan apresiasi kepada kepengurusan baru KSMI yang dinilai cepat bergerak dan menunjukkan komitmen tinggi terhadap pembinaan olahraga mini football di Indonesia.
“Selamat kepada saudara-saudara sekalian. Saya menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Ketum KSMI dan jajarannya yang dalam waktu singkat mampu membuat gebrakan luar biasa,” ujar Marciano.
Ia menyebut, KSMI telah memiliki 32 pengurus provinsi (Pengprov) dan telah menyelenggarakan Liga Nusantara sebagai langkah awal pembinaan berjenjang di seluruh Indonesia.
“KSMI bahkan berani mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia Mini Football pada tahun depan. Ini sebuah langkah yang patut diapresiasi,” sambungnya.
Marciano menegaskan, KONI Pusat akan terus mendukung upaya KSMI dalam mengembangkan sepak bola mini agar menjadi olahraga yang semakin populer dan kompetitif di Tanah Air.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara KSMI dengan berbagai pihak, baik internal KONI maupun mitra eksternal, untuk mencapai target besar menjadi tuan rumah Piala Dunia Mini Football 2026.
“KONI mendukung penuh setiap upaya pembinaan olahraga, termasuk sepak bola mini, agar Indonesia mampu bersaing di tingkat dunia,” tegas Marciano.
Kehadiran Presiden International Mini Football Federation (IMF), Mohammad Hesham M. Aldousari, menambah semarak acara pelantikan tersebut.
Ia menyatakan dukungannya terhadap langkah Indonesia melalui KSMI dalam memajukan cabang olahraga ini.
“Saya datang ke Indonesia khusus karena kecintaan dan penghormatan kepada sahabat saya, Ketua Umum KSMI, Yan Mulia Abidin,” ujar Aldousari.
Ia menegaskan bahwa IMF siap memberikan dukungan penuh kepada KSMI, baik dalam bentuk pelatihan pelatih, pengembangan wasit, maupun penyelenggaraan kompetisi internasional.
“Kami di IMF akan mendukung KSMI secara penuh untuk memastikan pengembangan mini football di Indonesia berjalan baik,” katanya.
Lebih jauh, Aldousari menyinggung ambisi Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Mini Football 2026 yang akan bersaing dengan Brasil dan Qatar.
“Mimpi kita semua adalah melihat Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Mini Football. Kami berharap mimpi ini segera terwujud,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Sementara itu, Ketua Umum KSMI, Dr. Ir. Yan Mulia Abidin, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat sepak bola mini di Asia dalam periode kepengurusannya hingga 2029.
Ia memaparkan sejumlah program strategis yang akan dijalankan, termasuk penguatan kompetisi nasional dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pada 2025–2029, fokus kami adalah memperkuat kompetisi nasional melalui Liga Nusantara yang akan digelar di Surabaya dan memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Pusat,” ujar Yan.
Ia juga menegaskan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Mini Football World Cup 2026 pada Agustus tahun depan.
“Kami siap menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan ajang internasional bergengsi ini dengan baik,” tegasnya.
Yan menambahkan, hingga saat ini KSMI telah memiliki 32 pengurus provinsi yang aktif membina atlet dan mengembangkan turnamen di tingkat daerah.
Menurutnya, hal itu menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem sepak bola mini yang kuat dan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen memperluas pembinaan ke seluruh provinsi dan memastikan setiap atlet mendapatkan kesempatan tampil di level nasional,” ujarnya.
Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, KSMI juga membentuk dua badan usaha baru yakni PT Yudha Adhidaya Nusantara dan PT Operator Sepak Bola Mini Indonesia, yang akan mendukung kegiatan operasional, komersial, serta pengelolaan kompetisi di berbagai daerah.
Acara pelantikan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas terbentuknya kepengurusan baru KSMI dan lahirnya dua entitas bisnis tersebut.
Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai momen tersebut, mencerminkan harapan besar agar sepak bola mini di Indonesia semakin berkembang dan berprestasi di kancah dunia.
Dengan dukungan KONI Pusat dan IMF, KSMI menatap masa depan dengan tekad menjadikan Indonesia sebagai kekuatan baru dalam olahraga mini football dunia — sekaligus tuan rumah Piala Dunia Mini Football 2026.

