BerandaSportKONI Jateng Tidak Transparan,...

KONI Jateng Tidak Transparan, Master Taekwondo Ini Ancam Laporkan KONI Jateng ke BPK

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Sejumlah masalah harus diharapkan cabang Taekwondo Jawa Tengah yang bersiap menghadapi PON (Pekan Olahraga Nasional) Aceh Sumut 2024 sehingga membuat pengurus cabang PB TI Jateng angkat bicara. Menurut salah satu pengurusnya, pengelolaan anggaran untuk keperluan persiapan atlet untuk event empat tahunan tersebut tidak transparan.

Seperti dilontarkan Ketua Pengprov TI Jateng, Alex Harijanto, hingga saat ini masalah dana Pelatda dinilai tidak transparan dan terkesan, KONI Jateng hanya sekadar ‘omon-omon’ (omong-omong) saja dan hanya melontarkan janji-janji belaka.

Menurut sosok yang akrab disapa Master Alex itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat Provinsi Jateng patut mengaudit ulang penggunaan dana hibah KONI Jateng tahun 2023. Terutama dana yang disalurkan untuk cabang olahraga. “Model ini dilakukan KONI Jateng dalam penyaluran dana ke sejumlah cabor. Banyak pengurus cabor tidak berani mengungkapkan masalah ini karena sebagian besar mereka masuk jajaran pengurus KONI Jateng,” ungkap Alex.
Akibat dari pengelolaan yang tak sesuai aturan tersebut, utamanya dalam sistem penyaluran dana hibah yang tidak transparan membuat prestasi Jateng merosot tajam pada PON Papua 2021 lalu.

Baca Juga :   Harlem Globetrotters Gelar Coaching Clinic Bersama NBL Australia & IBL

Tak cuma itui, dirinya mendapat bisikan dari internal KONI Jateng bahwa dana hibah menyisakan silpa hingga Rp5 miliar lebih dari dana hibah tahun lalu sebesar Rp85 miliar. “Kalau benar ada dana silpa, berarti manajemen keuangan di KONI Jateng untuk pembinaan olahraga sangat buruk,” ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia pun sangat kecewa lantaran cabor yang dibidaninya harus mengeluarkan anggaran sendiri untuk membiayai Pelatda. Tak tanggung-tanggung dana Rp1,2 miliar digelontorkan. Tapi, tidak diganti penuh KONI Jateng. “KONI Jateng bilangnya mau diselesaikan, tapi sejauh ini cuma omongan saja, tidak terbukti,” tukas Alex.

Ketika diajukan pengajuan penggantian anggaran, KONI Jateng menampik memenuhinya. Padahal RAB yang diminta KONI Jateng telah diberikan dan sesuai kebutuhan Pelatda cabor Taekwondo. “Padahal Taekwondo salah satu cabo utama Jateng. Walaupun cair, tidak seberapa jumlahnya, kebutuhan pembinaan jauh lebih besar,” kata Alex.

Baca Juga :   Erick Thohir Klarifikasi Rumor Naturalisasi Mitchel Bakker untuk Timnas Indonesia

Pria yang mengantar Tekwondoin Indonesia meraih satu perak dan tiga perunggu di Olimpiade Barcelona 1992 itu makin kecewa ketika dana silpa KONI Jateng digunakan untuk character building atlet dan pelatih Jawa Tengah di PON XXI Aceh-Sumut.

Tercatat sekitar 500 atlet Pelatda Jateng dari 52 cabang olahraga mengikuti acara pembukaan di Lapangan Rindam IV/Diponegoro, Magelang pada Selasa (27/2). “Seharusnya dituntaskan dulu anggaran yang telah kami keluarkan sebelumnya. Character building pun tiap cabor berbeda tergantung tingkat kebutuhannya,” tandasnya.

Alex menyebut, anggaran pembinaan mandiri yang telah dikeluarkan untuk Pelatda dan persiapan Pra PON 2024 diganti sesuai jumlah total pengeluaran biaya. “Kami sejujurnya kecewa dengan kegagalan demi kegagalan dalam beberapa ajang sebelumnya, terutama PON Papua 2021. Tentu, tidak ingin hasilnya mengecewakan lagi. Apalagi target PON Aceh-Sumut 10 medali emas. Kita harapkan jajaran pengurus terbuka dan transparan dalam pengelolaan anggaran,” pungkasnya.

Baca Juga :   Cabor Soft Tenis Tunggal Putra-Putri Dipertandingkan di Mapolda dan Jasdam Banda Aceh

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Penonton Soroti Peran Berbeda Sandrinna Michelle di Sinetron “Beri Waktu Cinta” SCTV

JAKARTA, TERMINALNEWS. CO Kehadiran Sandrinna Michelle dalam sinetron Beri Waktu Cinta...

Michele Zudith Akui Sempat Tumbang Demi Perannya di Sinetron Jejak Duka Diandra

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID Aktris Michelle Ziudith dengan segudang pengalaman di jagad sinetron...

Tuduhan Makar Atas Saiful Mujani dan 5 Sesat Kolom Ulta Levenia

Oleh: Khairil Azhar Penggiat Literasi (Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Membaca) Pada Kamis, 9...

Liga Soeratin U-15 Jakarta 2026: Proses Pembinaan Jadi Kunci, Berti Tutuarima dan Patar Tambunan Sepakat

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID  Liga Soeratin U-15 Jakarta 2026 kembali menegaskan perannya sebagai fondasi...

- A word from our sponsors -

spot_img