JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Jurnalis senior Alex Palit meluncurkan buku terbarunya berjudul “Panggil Saya Gus Dur”, sebuah karya yang menggali sosok KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dari sisi yang berbeda: humanis, humoris, dan multidimensional.
“Gus Dur adalah sosok yang fenomenal, multidimensional, juga paradoksal. Itu pula yang menginspirasi saya menulis buku tentang beliau. Saya membeli banyak buku referensi tentang Gus Dur dan semakin yakin bahwa beliau adalah sosok yang menarik untuk dibaca dan dikenali,” ujar Alex Palit, mantan wartawan Harian Surya (Surabaya) dan Persda Kompas–Gramedia (kini Tribunnews.com).
Menurut Alex, Gus Dur bukan hanya dikenal sebagai pejuang kemanusiaan dan tokoh pluralisme, tetapi juga sebagai pribadi dengan sense of humor tinggi, cerdas, dan bernas.
“Saya mencari angle yang belum banyak dikaji dari sosok Gus Dur. Paling tidak, saya ingin menghadirkan perspektif lain yang jarang diulas secara mendalam,” tambahnya.
Gus Dur Sebagai ‘Teks Terbuka’
Alex mengutip pernyataan Inayah Wahid, putri Gus Dur, yang menyebutkan bahwa Gus Dur adalah teks terbuka—sosok yang bisa dikaji dari berbagai sudut pandang.
“Sebagai teks terbuka, Gus Dur ibarat gajah: bisa dikaji dari perutnya, kakinya, gadingnya, kupingnya, belalainya, atau matanya. Begitu juga dalam membaca Gus Dur—multi perspektif,” kata Alex.
Sebagai jurnalis, Alex mengapresiasi keluarga Gus Dur yang telah membuka ruang bagi masyarakat luas untuk menafsirkan sosoknya.
“Gus Dur bukan lagi hanya milik keluarga atau warga Nahdliyin. Ia milik rakyat Indonesia, milik dunia, bahkan milik semesta,” ujarnya.
Pendekatan Filosofis dan Jurnalistik
Dalam menulis buku “Panggil Saya Gus Dur”, Alex menggunakan pendekatan filsafat manusia, hermeneutika, dan studi pustaka.
Ia menafsirkan teks dan konteks kehidupan Gus Dur, lalu mengaktualisasikannya dalam situasi kekinian.
“Sudah tentu gaya penulisan jurnalistik tetap saya pertahankan agar buku ini mudah dibaca,” ungkapnya. Buku ini diterbitkan secara independen.
Isi Buku ‘Panggil Saya Gus Dur’
Buku ini memuat berbagai pembahasan menarik, seperti:
-
Ngaji Kitab Humor & Humanisme Gus Dur
-
Gus Dur Sang Manusia Multidimensional
-
Bapak Stand Up Comedy Indonesia
-
Guru Bangsa Penebar Pesan Damai
Selain dikenal sebagai jurnalis, Alex Palit juga merupakan wartawan musik dan penulis sejumlah buku musik populer, di antaranya:
-
Sejarah Festival Rock se-Indonesia I–X Log Zhelebour
-
Nada-Nada Radikal Musik Indonesia
-
Antologi 50 Tahun God Bless
-
Rock Humanisme Maestro Rock Indonesia
-
Musik Sebagai Strategi Kebudayaan
Melalui buku ini, Alex berharap pembaca dapat mengenal Gus Dur bukan hanya sebagai tokoh politik dan kiai, tetapi juga sebagai manusia multidimensi yang penuh cinta, humor, dan kebijaksanaan.


