BerandaBisnisWamen UMKM Tekankan Pentingnya...

Wamen UMKM Tekankan Pentingnya Penguatan Permodalan bagi UMKM untuk Naik Kelas

PASURUAN, TERMINALNEWS.ID – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan permodalan sebagai fondasi utama bagi pertumbuhan pengusaha UMKM di Indonesia.

“Kami menyadari perluasan akses kredit dan penguatan permodalan bagi UMKM sangat penting. Setiap skema pembiayaan yang disalurkan bukan hanya mendorong pertumbuhan usaha, tetapi juga berkontribusi langsung pada penciptaan lapangan kerja, penurunan angka kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wamen Helvi saat membuka Roadshow Lokomotif Akses Permodalan (Lokamodal) 2025 di Kabupaten Pasuruan, Selasa (4/11).

Wamen Helvi menjelaskan salah satu dari tiga penyebab utama sulitnya UMKM mengakses pembiayaan perbankan adalah tidak adanya agunan tambahan.

“Ada sekitar 59,6 persen pengajuan kredit UMKM yang ditolak karena tidak memiliki agunan yang cukup,” ungkapnya.

Baca Juga :   Didorong LPDB, Tanaoba Lais Manekat Perkuat Peran Kakak Asuh Koperasi Desa
IMG 20251104 WA0180
Wamen UMKM Tekankan Pentingnya Penguatan Permodalan bagi UMKM untuk Naik Kelas

Melalui kegiatan Lokamodal, para pengusaha UMKM, terutama yang berskala mikro, difasilitasi untuk menyertifikasikan aset tanah agar memperoleh Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) yang diakui sebagai jaminan. Dengan demikian, mereka memiliki peluang lebih luas untuk mendapatkan pembiayaan dan mengembangkan usahanya.

Lebih lanjut, Wamen Helvi menambahkan bahwa program Lokamodal juga berfungsi sebagai wadah penyediaan alternatif pembiayaan non-KUR.

“Artinya, UMKM kini tidak hanya bergantung pada KUR, tetapi memiliki banyak pilihan untuk mengakses sumber pembiayaan inovatif, seperti SHAT, pembiayaan syariah, agunan invoice, hingga intellectual property,” katanya.

Namun, ia mengingatkan penguatan permodalan harus diiringi dengan strategi yang berkelanjutan.

IMG 20251104 WA0181
Wamen UMKM Tekankan Pentingnya Penguatan Permodalan bagi UMKM untuk Naik Kelas

“Modal penting, tetapi bukan satu-satunya kunci. Ada tiga hal yang harus kita perhatikan bersama yakni UMKM harus kuat di pasar dalam negeri, berani menembus pasar ekspor, dan aktif mendukung program strategis nasional,” katanya.

Baca Juga :   Wamenkop: Kopdes Jadi Simpul Konsolidasi Potensi Desa Terhubung ke Pasar

Wamen Helvi juga menyoroti produk asing terus membanjiri pasar domestik, sehingga pemerintah terus berupaya memberi ruang utama bagi produk lokal di marketplace, toko modern, serta program belanja pemerintah.

Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menekankan pentingnya UMKM memahami perbedaan antara kredit permodalan dan hibah.

“Bantuan permodalan bukanlah dana hibah. Artinya, penerima manfaat wajib mengembalikan sesuai ketentuan dan jangan menggunakannya untuk keperluan konsumtif,” ujarnya.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Ayma, Putri Chandra Wahyu dan Sylvia Nabila, Jalani Debut Akting Lewat Serial Satu Nama Dua Hati

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Industri hiburan Indonesia kembali melahirkan wajah baru. Fatima...

Marsda TNI Budhi Achmadi: Ancaman Modern Menuntut Peran Militer Lebih Luas, Namun Tetap dalam Koridor Demokrasi

JAKARTA – Perkembangan ancaman global yang semakin kompleks membuat peran militer...

Menpar Widiyanti: Travel Meet Asia 2026 Jadi Jembatan Strategis Industri Pariwisata Asia

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya kolaborasi...

Manchester United Bidik Striker Sunderland Brian Brobbey, Harga Transfer Bisa Tembus Ratusan Miliar Rupiah

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER - Manchester United dikabarkan tengah menunjukkan ketertarikan untuk mendatangkan...

- A word from our sponsors -

spot_img