BerandaSportAlex Eala Cetak Sejarah...

Alex Eala Cetak Sejarah di 2026, Jadi Petenis Filipina Pertama Juara WTA dan Terus Meroket di Peringkat Dunia

TERMINALNEWS.ID, CINCINNATI — Petenis muda Filipina, Alex Eala, terus mencuri perhatian dunia tenis setelah mencatat sejumlah pencapaian bersejarah sepanjang 2026. Petenis berusia 21 tahun itu bahkan menambah rekor baru sebelum tampil di Cincinnati Open yang berlangsung mulai Sabtu (15/8/2026).

Puncak pencapaian Eala terjadi pada 3 Agustus 2026, ketika ia menjadi petenis Filipina pertama yang berhasil meraih gelar tunggal WTA. Eala menjuarai Washington Open, turnamen level WTA 500, setelah mengalahkan petenis Amerika Serikat, Jessica Pegula, dengan skor 4-6, 6-4, 6-0 di final.

Selain gelar juara, kemenangan tersebut juga membawa hadiah uang yang nilainya mencapai sekitar US$142.000 atau sekitar Rp2,3 miliar, dengan asumsi kurs sekitar Rp16.000 per dolar AS.

OIP 10
Alex Eala Cetak Sejarah di 2026, Jadi Petenis Filipina Pertama Juara WTA dan Terus Meroket di Peringkat Dunia (sportbible)

Prestasi itu semakin mengukuhkan Eala sebagai salah satu bintang tenis muda yang pertumbuhannya paling cepat pada musim 2026.

Langkah Eala Berlanjut ke Cincinnati

Setelah menjadi juara di Washington, Eala melanjutkan kiprahnya di Canadian Open. Namun, langkahnya terhenti di babak 16 besar setelah dikalahkan petenis Swiss dan peraih medali emas Olimpiade 2020, Belinda Bencic, dengan skor 6-4, 6-0.

Baca Juga :   Absyah Ramadhani Nasution Siap Harumkan Nama DKI Jakarta di Asian Youth Games 2025

Turnamen di Toronto tersebut akhirnya dimenangi Iga Swiatek. Seusai meraih gelar WTA ke-25 dalam kariernya, Swiatek juga memberikan perhatian khusus kepada Eala.

Kini, perhatian beralih ke Cincinnati Open. Eala akan memulai perjuangannya di babak 64 besar menghadapi Elena-Gabriela Ruse pada Sabtu (15/8), setelah mendapatkan bye pada babak pertama.

unduhan 13
Alex Eala Cetak Sejarah di 2026, Jadi Petenis Filipina Pertama Juara WTA dan Terus Meroket di Peringkat Dunia (philnews.ph)

Jika mampu melewati Ruse, Eala berpotensi menghadapi petenis peringkat 10 dunia sekaligus dua kali finalis Grand Slam, Amanda Anisimova, di babak 32 besar.

Tantangan berikutnya juga tidak mudah. Jika terus melaju, Eala berpeluang bertemu juara Wimbledon, Linda Noskova, di babak 16 besar. Noskova sejauh ini unggul dalam rekor pertemuan dengan Eala, setelah memenangkan dua pertemuan sebelumnya.

Peringkat Dunia Terus Menanjak

Cincinnati Open juga menjadi momentum penting bagi Eala untuk mempersiapkan diri menghadapi Grand Slam terakhir tahun ini, US Open.

Menariknya, Eala sudah mencatat peringkat tertinggi sepanjang kariernya. Ia kini berada di peringkat ke-18 dunia, naik dari posisi ke-20 dan melewati Ekaterina Alexandrova serta Jasmine Paolini.

Baca Juga :   Atlet Timnas Hoki Indonesia Rela Korbankan Keluarga dan Sekolah Demi Pelatnas

Berdasarkan peringkat WTA live pada 15 Agustus, Eala hanya terpaut 18 poin dari Sorana Cîrstea yang berada di peringkat ke-17. Artinya, peluang Eala untuk segera masuk ke jajaran 16 besar dunia semakin terbuka.

Alex Eala 1
Alex Eala Cetak Sejarah di 2026, Jadi Petenis Filipina Pertama Juara WTA dan Terus Meroket di Peringkat Dunia (sportbible)

Perkembangan tersebut sangat impresif jika melihat posisi Eala pada akhir 2025. Saat itu, ia masih menempati peringkat ke-53 dunia.

Dukungan Besar dari Filipina

Popularitas Eala juga meningkat drastis seiring performanya di lapangan. Ketika tampil di Canadian Open, pertandingan Eala melawan Alycia Parks bahkan terjual habis hanya beberapa jam setelah jadwal pertandingan diumumkan.

Besarnya dukungan masyarakat Filipina juga membuat salah satu penjual makanan di arena Toronto sampai mengubah salah satu menu mereka untuk mengakomodasi banyaknya penggemar Eala asal Filipina.

Dukungan terhadap Eala bahkan datang dari salah satu ikon olahraga terbesar Filipina, Manny Pacquiao, yang memberikan ucapan selamat setelah Eala menjuarai Washington Open.

Baca Juga :   Ardima Rama Putra Ditunjuk Jadi Plt Ketum Perbasi

Meski mendapat sorotan dan tekanan besar, Eala mengaku menikmati pengalaman tersebut.

“Saya pikir tekanan itu bisa menjadi keduanya. Ada saat-saat ketika terasa berat, tetapi ada juga saat-saat ketika terasa menyenangkan,” ujar Eala dalam konferensi pers.

Ia menyadari bahwa perhatian besar yang diterimanya merupakan hasil dari kerja keras yang telah dilakukan selama ini.

“Saya tahu bahwa saya tidak akan terus mengalami hal-hal seperti ini jika saya tidak terus melakukan pekerjaan yang sama,” katanya.

Menurut Eala, berbagai pengalaman yang datang sepanjang musim 2026 juga membantunya berkembang bukan hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai pribadi.

Kini, Eala berharap momentum positif tersebut terus berlanjut di Cincinnati. Dengan usia yang masih 21 tahun, gelar WTA pertama sudah berada dalam genggamannya, peringkat dunia terus meningkat, dan tiket menuju jajaran elite tenis dunia semakin terbuka lebar.

Catatan kurs: angka rupiah di atas merupakan perkiraan konversi dengan kurs Rp16.000 per US$1. Nilai sebenarnya dapat berbeda mengikuti kurs saat transaksi.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Patrice Evra Dorong Manchester United Bajak Victor Osimhen dari Arsenal

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER — Legenda Manchester United, Patrice Evra, mendesak klub lamanya...

Tottenham Hotspur Disebut Punya Peluang Tinggi Rekrut Cody Gakpo, Liverpool Siap Melepas?

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Tottenham Hotspur dilaporkan memiliki peluang cukup besar untuk...

Leeds United Sepakat Datangkan Nico Elvedi dari Borussia Mönchengladbach

TERMINALNEWS.ID, LEEDS — Leeds United dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Borussia...

Rp700 Ribu per Kilogram: Ketika Satu Angka dalam Pidato Presiden Membuat Logika Ekonomi Bertanya

OLEH: Toni Tobing ADA SATU bagian kecil dari pidato Presiden Prabowo Subianto...

- A word from our sponsors -