TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Tya Ariestya mengungkap perubahan sikap putranya, Kanaka, yang mulai beranjak remaja. Seiring bertambahnya usia, Kanaka mulai menunjukkan sikap lebih mandiri dan merasa canggung ketika mendapat perhatian dari sang ibu di depan teman-temannya.
Tya mengaku tak terasa kedua putranya kini tumbuh semakin besar. Kanaka yang sebelumnya masih berada di usia balita, kini mulai memasuki masa transisi menuju remaja.
“Benar-benar kerasa cepat banget karena aku dapat anak-anak dua kan juga memang harus menjalani proses bayi tabung kan,” ujar Tya Ariestya saat ditemui awak media di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan.
Menurut Tya, perubahan tersebut membuatnya mulai menyadari bahwa anak-anaknya perlahan akan memiliki lebih banyak aktivitas di luar rumah dan menghabiskan waktu bersama teman-teman sebaya.
“Jadi melihat anak-anakku sekarang tuh kayak udah masa transisi. Sebentar lagi kita harus melepas anak-anak kita banyak waktu sama teman-temannya. Kalau les-les pun udah banyak banget,” tuturnya.

Salah satu perubahan yang paling dirasakan Tya terlihat dari sikap Kanaka ketika berada di tengah teman-temannya. Putranya itu kini mulai merasa malu jika sang ibu terlalu sering memeluknya di depan orang lain.
Tya pun menceritakan kelucuan Kanaka yang meminta agar dirinya tidak terlalu sering memberikan pelukan ketika ada teman-temannya. Meski demikian, di sisi lain Kanaka ternyata tetap ingin mendapatkan kasih sayang dari sang ibu.
“Kanaka malu juga kalau sampai, ‘Bunda, boleh enggak sih kalau Bunda tetap peluk-peluk terus gitu.’ Soalnya kan kalau misalkan Kakak sama Abang enggak peluk-peluk terus siapa Bunda?” kata Tya sambil tertawa.
Ia kemudian mengungkapkan bahwa putranya tetap ingin dipeluk meski mulai merasa gengsi di hadapan teman-temannya.
“Kakak itu bundanya dipeluk gitu deh biar tetap dipeluk terus, dasar egois,” ujarnya.
Bagi Tya, perubahan tersebut menjadi bagian dari proses tumbuh kembang anak yang harus dihadapi orang tua. Di satu sisi, ia harus mulai memberikan ruang bagi Kanaka untuk tumbuh mandiri. Namun di sisi lain, Tya tetap ingin memastikan kedekatan dan kasih sayang antara dirinya dengan sang putra tetap terjaga. (LEN)

