Jakarta — Persaingan semakin ketat di panggung D’Academy Asia 6. Pada Result Show baru-baru ini, perwakilan terakhir Turkiye, Erdem Kursat, harus mengakhiri perjalanan kompetisinya, sementara “Pandangan Pertama” King Kier dari Filipina meraih posisi tertinggi.
Setelah serangkaian penampilan mengagumkan di Concert Show pekan lalu, dr. Iqhbal LIDA dari Indonesia, Erdem Kursat dari Turkiye, dan King Kier dari Filipina – semua anggota Group 2 Top 9 D’Academy Asia 6 – kembali memukau penonton dengan kemampuan terbaik mereka di Result Show. Setiap akademisi dihadapkan pada tantangan “property challenge,” dimana mereka harus memanfaatkan properti tertentu dalam penampilan mereka.
Ditemani oleh para host Ramzi, Irfan Hakim, Gilang Dirga, Jirayut, dan Uyaina Arshad, para komentator terbaik dari negara-negara peserta turut hadir untuk menilai penampilan semua akademisi di Konser D’Academy Asia 6 Top 9 Group 2 Result Show. Di antara mereka adalah Nassar, Siti Rahmawati, Dewi Perssik, Soimah, Sheer Angullia, dan Guru Fashion Diana Putri.
Dr. Iqhbal LIDA membuka pertunjukan dengan memukau penonton dengan membawakan lagu “Kau Tetap Misteri” milik Rita Sugiarto, ditemani oleh musik dan tarian tradisional serta property topeng yang menyertainya. Penampilan luar biasanya berhasil memperoleh enam standing ovation dari para komentator. Soimah mengungkapkan kekagumannya, “Ini adalah penampilan terbaik dr. Iqhbal LIDA sejauh ini.” Dewi Perssik menambahkan, “Saya setuju, penggunaan topeng ini tidaklah mudah. Ia berhasil menghidupkan karakter dengan keseimbangan yang luar biasa.”
Erdem Kursat dari Turkiye kemudian tampil dengan memanfaatkan sofa panjang sebagai property dalam penampilannya membawakan lagu “Menunggu” milik Rhoma Irama. Meskipun hanya menerima empat standing ovation dari para komentator, Siti Rahmawati memberikan pujian khusus atas gaya bernyanyi yang luar biasa. “Kami tidak bisa tidak memberikan apresiasi pada Erdem Kursat. Ia sungguh melestarikan esensi dangdut di Turkiye,” ujar Siti Rahmawati. Sementara Dewi Perssik memberikan apresiasi sekaligus beberapa catatan atas penampilan Erdem Kursat, dengan mengatakan, “Saya menghargai penampilan Erdem Kursat ini, meskipun terasa ada beban. Ia perlu lebih lepas dan mengalir dalam penampilannya.”
King Kier dari Filipina mengakhiri penampilan dengan memukau, membawakan lagu “Pandangan Pertama” milik A. Rafiq sambil memanfaatkan kacamata sebagai property. Semua lima komentator memberikan standing ovation sebagai tanda penghargaan atas penampilan King Kier yang unik dengan sentuhan cengkok dangdut dan latin. Siti Rahmawati mengungkapkan, “Pembawaan lagunya menggabungkan elemen dangdut dan latin. Sentuhan cengkoknya sungguh memukau.” Dewi Perssik menambahkan, “King Kier dari Filipina menghadirkan penampilan luar biasa. Ia sukses menghadirkan notasi asli dengan cengkok-cengkok yang mengagumkan serta artikulasi yang jelas.”
Setelah semua akademisi tampil, para juri dari delapan negara peserta memberikan penilaian mereka secara virtual. Total nilai akumulasi dari Concert Show dan Result Show akan menentukan akhirnya. King Kier (Philippines) berhasil meraih perolehan tertinggi dengan 445 poin. dr. Iqhbal LIDA (Indonesia) berada di posisi kedua dengan 440 poin. Sementara itu, perjalanan Erdem Kursat (Turkiye) di D’Academy Asia 6 harus diakhiri dengan posisi terendah, yakni 424 poin.


