TERMINALNEWS.ID, MILWAUKEE – Mega transfer bintang NBA Giannis Antetokounmpo dari Milwaukee Bucks ke Miami Heat telah mencapai kesepakatan. Namun, proses perpindahan pemain asal Yunani tersebut belum bisa diselesaikan dalam waktu dekat karena kendala regulasi salary cap NBA.
Kesepakatan yang dicapai pada Senin malam itu membuat Miami Heat mengirimkan sejumlah aset berharga kepada Milwaukee Bucks. Paket transfer tersebut mencakup Tyler Herro, Kel’el Ware, Jaime Jaquez Jr., dan Kasparas Jakucionis, ditambah sejumlah hak pilihan draft masa depan.
Sebagai bagian dari kesepakatan, Bucks melepas Giannis Antetokounmpo bersama veteran berusia 31 tahun Bobby Portis ke Miami Heat.
Transfer Belum Bisa Diresmikan
Analis NBA ESPN, Bobby Marks, mengungkapkan bahwa transaksi tersebut belum dapat disahkan hingga 6 Juli.
Menurut Marks, aturan “first apron” dalam sistem salary cap NBA menjadi penyebab utama tertundanya penyelesaian transfer.
“Karena pembatasan first apron yang berlaku saat ini, transfer Giannis ke Miami tidak dapat difinalisasi hingga 6 Juli,” tulis Marks melalui media sosial X.
Aturan tersebut mengatur batas pengeluaran gaji tim dan membatasi sejumlah aktivitas transfer bagi klub yang berada di atas ambang tertentu. Setelah periode pembatasan berakhir, NBA diperkirakan akan memberikan persetujuan resmi terhadap transaksi tersebut.
Meski hanya bersifat administratif, penundaan ini menambah drama dalam salah satu transfer terbesar NBA dalam beberapa tahun terakhir.
Giannis telah membela Milwaukee Bucks selama 13 musim dan menjadi ikon franchise sejak terpilih pada NBA Draft 2013. Selama kariernya di Milwaukee, ia berhasil membawa Bucks meraih gelar juara NBA 2021 serta memenangkan berbagai penghargaan individu bergengsi.
Nasib Pilihan Draft Nomor 13
Salah satu aspek unik dalam transaksi ini berkaitan dengan hak pilihan ke-13 pada NBA Draft yang juga menjadi bagian dari paket transfer.
Karena NBA Draft berlangsung sebelum kesepakatan resmi dapat disahkan, Miami Heat secara teknis akan memilih pemain dengan hak draft tersebut atas nama mereka. Namun, pemain yang dipilih sebenarnya sudah ditentukan berdasarkan kebutuhan Milwaukee Bucks.
Setelah transfer Giannis resmi diselesaikan pada Juli, pemain yang dipilih di urutan ke-13 itu akan langsung bergabung dengan Bucks.
Dengan kata lain, pemain tersebut kemungkinan akan mengenakan topi Miami Heat saat malam draft, tetapi memulai karier NBA-nya bersama Milwaukee Bucks.
Sebelum mencapai kesepakatan dengan Miami Heat, Giannis Antetokounmpo sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Boston Celtics.
Namun, Celtics dilaporkan tidak bersedia memenuhi tuntutan Milwaukee Bucks dalam negosiasi transfer. Situasi tersebut membuka jalan bagi Miami Heat untuk memenangkan perburuan sang superstar dan mengamankan salah satu pemain terbaik NBA saat ini.
Jika tidak ada perubahan mendadak, Giannis akan segera diperkenalkan sebagai pemain Miami Heat setelah seluruh persyaratan administrasi liga terpenuhi, sementara Milwaukee Bucks akan mendapatkan sejumlah talenta muda potensial serta aset draft bernilai besar untuk membangun kembali tim mereka di masa depan.


