BerandaNewsEsai & OpiniTengkleng, Kuliner Khas Solo...

Tengkleng, Kuliner Khas Solo yang Lahir di Masa Penjajahan

TENGKLENG KAMBING adalah hidangan khas Solo yang terkenal dengan kuahnya yang gurih dan aroma rempah yang menggoda.

Hidangan ini mirip dengan gulai, namun kuahnya lebih encer dan biasanya menggunakan tulang kambing yang masih memiliki sedikit daging, sumsum, dan lemak.

Tengkleng sangat populer di kalangan pecinta masakan tradisional Indonesia, terutama karena cita rasanya yang kaya dan kompleks.

Setiap suapan tengkleng membawa perpaduan sempurna antara rempah-rempah yang sedap dan tekstur daging kambing nan empuk.

IMG 20241204 WA0009

Sebagai salah satu hidangan tradisional yang diwariskan turun-temurun, tengkleng kambing tak hanya menjadi santapan yang lezat, tetapi juga simbol kekayaan kuliner Indonesia.

Hidangan ini sering disajikan dalam acara-acara spesial dan menjadi favorit di kalangan masyarakat.

Baca Juga :   Ucapan Terima Kasih Terminalnews.co

Tengkleng saat ini sudah menjadi salah satu kuliner favorit di tanah air.

Tapi siapa sangka, sebelum menjadi kuliner yang dikenal seperti sekarang, ternyata tengkleng memiliki nilai sejarah masa lalu yang cukup memilukan.

Sejarah Lahirnya Tengkleng

Tengkleng sebenarnya lahir dari kreativitas rakyat Solo di masa penjajahan.

Saat itu masyarakat Solo sedang dalam kondisi sulit dan kekurangan bahan makanan.

IMG 20241204 WA0011

Dalam beberapa literatur disebutkan, masyarakat Solo di masa penjajahan tidak mampu membeli daging, karena pada masa itu daging hanya dihidangkan untuk kaum priyayi.

Bahan pangan yang menipis membuat kaum kecil terpaksa mengolah apa pun menjadi sebuah santapan yang mengenyangkan.

Akhirnya masyarakat mengambil tulang kambing yang masih ada sedikit daging dan bagian organ untuk diolah menjadi makanan.

Baca Juga :   Bukan Operasi Penangkapan Biasa: Strategi Perang AS Berbasis Pusat Gravitasi

Dan dari masa sulit ini lahirlah makanan baru yang disebut tengkleng.

Seiring berjalannya waktu, tengkleng selalu menjadi santapan untuk rakyat Solo hingga kini menjadi kuliner khas yang terkenal. (DaBon)

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution Meninggalkan Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumut, Ini Kata Politisi Nasdem Sumut

NasDem : Hentikan Sikap Arogansi Gubernur Sumut Medan – Keputusan Gubernur Sumut...

Taksi Gelap Viral di Medsos Diduga Rugikan Penumpang, Kepala Terminal Kalideres Imbau Gunakan Angkutan Resmi

Laporan wartawan Terminalnews.id/Budi Utomo TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Viral di media sosial sebuah...

Kementerian UMKM dan BPOM Percepat Akses Perizinan UMK Pangan Olahan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama...

Kasus Kasat Narkoba Tangsel Diusut Bareskrim, Polri: Anggota Terlibat Narkoba Akan Ditindak Tegas

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri terus...

- A word from our sponsors -