BerandaSportSoccerSteven Gerrard Bela Florian...

Steven Gerrard Bela Florian Wirtz Usai Dikritik Jamie Carragher, Liverpool Diminta Bersabar

TERMINALNEWS.ID, LIVERPOOL – Legenda Liverpool, Steven Gerrard, memberikan pembelaan kepada Florian Wirtz yang tengah mendapat sorotan tajam akibat performanya yang belum memenuhi ekspektasi sejak bergabung dengan The Reds. Gerrard menilai gelandang asal Jerman tersebut masih memiliki potensi besar dan membutuhkan dukungan untuk melewati masa sulitnya.

Wirtz didatangkan Liverpool pada musim panas 2025 dengan nilai transfer mencapai £116,5 juta atau sekitar Rp2,56 triliun, dengan asumsi kurs £1 setara Rp22.000. Nilai transfer tersebut membuat ekspektasi terhadap pemain berusia 23 tahun itu sangat tinggi.

Namun, Wirtz belum mampu menunjukkan performa konsisten di Liga Inggris. Pada musim debutnya, ia mencatatkan tujuh gol dan 10 assist. Catatan tersebut dinilai belum sebanding dengan besarnya investasi yang dikeluarkan Liverpool untuk merekrutnya.

Situasi Wirtz semakin sulit pada awal musim 2026/2027. Dari tujuh penampilan, ia belum mencetak gol dan baru menyumbangkan satu assist.

Jamie Carragher Minta Wirtz Dicadangkan

Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, menjadi salah satu pihak yang paling vokal mengkritik penampilan Wirtz. Kritik terbarunya muncul setelah Liverpool menelan kekalahan telak 0-3 dari Manchester City di Anfield pada akhir pekan lalu.

Carragher menilai kontribusi Wirtz belum cukup untuk membantu Liverpool, terutama dalam menciptakan ancaman ke gawang lawan. Menurutnya, kritik tersebut wajar disampaikan karena sang pemain sudah mendapatkan cukup banyak kesempatan untuk membuktikan kualitasnya.

Baca Juga :   Indo-Belanda Kian Kental, PSSI Teken Kontrak 3 Asisten Pelatih Kluivert

“Apa yang dilakukan Florian Wirtz untuk Liverpool saat ini belum cukup. Dia sudah memainkan sekitar 55 hingga 60 pertandingan untuk Liverpool,” ujar Carragher, sebagaimana dikutip dari LiveScore.

Carragher menegaskan bahwa Wirtz seharusnya tidak menjadi pilihan utama Liverpool untuk saat ini.

“Dia seharusnya tidak berada di tim Liverpool saat ini. Saya tidak ingin menghajar para pemain Liverpool dengan kritik. Namun, kita tidak mengatakan ini setelah lima atau 10 pertandingan, melainkan setelah 50 hingga 60 pertandingan,” lanjutnya.

Carragher juga menyoroti minimnya ancaman gol yang ditunjukkan Wirtz. Ia menilai gelandang tersebut belum mampu menciptakan peluang berbahaya atau memberikan kesan bahwa dirinya hampir mencetak gol.

Kritik tersebut menambah tekanan terhadap Wirtz yang didatangkan dengan biaya transfer fantastis.

Steven Gerrard: Wirtz Membutuhkan Bantuan

Berbeda dengan Carragher yang meminta Wirtz dikeluarkan dari tim utama, Gerrard melihat persoalan sang pemain dari sudut pandang berbeda. Legenda Liverpool tersebut menilai menurunnya kepercayaan diri menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penampilan Wirtz.

Gerrard juga berpendapat bahwa Wirtz belum mendapatkan dukungan optimal dari para pemain di sekitarnya. Ia berharap sang gelandang bisa tampil lebih baik ketika para pemain depan Liverpool kembali berada dalam kondisi kebugaran terbaik.

“Kepercayaan diri Wirtz benar-benar terpukul. Dia memang belum bermain cukup baik. Kami perlu melihat lebih banyak darinya,” kata Gerrard.

Baca Juga :   BRI Super League 2025/26 Resmi Diluncurkan, Sepak Bola Indonesia Masuki Era Baru

Gerrard mengakui dirinya sependapat dengan Carragher dalam hal perlunya peningkatan performa. Namun, ia tidak sepenuhnya setuju apabila Wirtz langsung disingkirkan dari susunan pemain utama tanpa upaya untuk membantunya bangkit.

“Saya setuju dengan Jamie Carragher sampai batas tertentu. Namun, menurut saya, Jamie lebih mengarah pada keharusan mengeluarkannya dari tim. Saya pikir pemain muda ini membutuhkan bantuan dari manajer, staf pelatih, dan para pemain senior,” ujar Gerrard.

Ia juga meyakini Wirtz sedang memberikan tekanan berlebihan kepada dirinya sendiri karena merasa belum mampu memenuhi ekspektasi sejak tiba di Anfield.

“Menurut saya, anak ini adalah talenta besar. Saya sudah melihat cukup banyak untuk percaya kepadanya dan memberinya kesempatan. Sekarang, saya pikir dia membutuhkan bantuan dan dukungan,” tambahnya.

Dicadangkan Bisa Menjadi Solusi

Meski membela Wirtz, Gerrard tidak menutup kemungkinan bahwa sang pemain perlu beristirahat dari tim utama untuk sementara waktu.

Menurutnya, duduk di bangku cadangan selama satu atau dua pertandingan bisa membantu Wirtz mengevaluasi penampilannya sekaligus mengurangi tekanan yang sedang dihadapinya.

Gerrard mengaku pernah mengalami situasi serupa ketika masih aktif bermain. Ia menjelaskan bahwa keputusan seorang manajer untuk mencadangkan pemain terkadang dapat memberikan perspektif baru dan memotivasi pemain tersebut untuk kembali menunjukkan kualitas terbaiknya.

“Ketika saya mengalami penurunan performa dan membutuhkan bantuan manajer serta pelatih, terkadang saya justru terbantu ketika dikeluarkan dari tim atau ditempatkan di bangku cadangan,” kata Gerrard.

Baca Juga :   César Delgado: Tuduhan Wasit Menguntungkan Argentina Justru Membuat Tim Semakin Kuat

Ia menambahkan bahwa melihat pemain lain tampil baik di posisi yang sama bisa memunculkan kembali rasa lapar untuk membuktikan diri.

Gerrard tetap yakin Wirtz mempunyai kualitas yang dibutuhkan untuk sukses bersama Liverpool. Ia meminta klub memberikan waktu dan dukungan agar sang pemain dapat mengatasi masalah kepercayaan dirinya.

Menurutnya, terlalu dini untuk menyerah terhadap Wirtz hanya karena periode sulit yang sedang dialaminya.

Liverpool Berharap Wirtz Segera Bangkit

Pembelaan Gerrard mendapat respons positif dari sejumlah pendukung Liverpool. Sebagian penggemar menilai komentar tersebut menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap situasi pemain, terutama ketika sedang mengalami penurunan performa.

Ada pula pendukung yang berharap Gerrard suatu saat bisa terlibat langsung dalam staf kepelatihan Liverpool.

Kini, Liverpool dan Wirtz dituntut segera menemukan solusi agar performa tim kembali membaik. The Reds dijadwalkan menghadapi LASK dalam lanjutan Liga Champions pada Rabu malam.

Pertandingan tersebut berpotensi menjadi kesempatan bagi Wirtz untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak mendapatkan kepercayaan, sekaligus mulai menjawab ekspektasi besar yang menyertai transfernya senilai Rp2,56 triliun.

Bagi Liverpool, kebangkitan Wirtz bukan hanya soal statistik gol dan assist, tetapi juga tentang bagaimana investasi besar klub dapat memberikan dampak nyata bagi performa tim dalam jangka panjang.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Hersan Masuk Bursa Calon Kasal, Pengalaman Operasional hingga Strategis Jadi Sorotan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Bursa calon Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) menjadi...

Ferry Juliantono Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University

TERMINALNEWS.ID, BANDUNG - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengukuhkan Prof. Yudi...

Berawal dari Sales, Haji Hardi Kembangkan Arumanis Tempo Dulu hingga Serap Puluhan Tenaga Kerja

TERMINALNEWS.ID, YOGYAKARTA – Berangkat dari pengalaman menjajakan camilan arumanis, Haji Hardi...

- A word from our sponsors -