JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Mantan pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong, resmi ditunjuk sebagai Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA).
Penunjukan ini diumumkan sebagai bagian dari restrukturisasi kepengurusan KFA yang dilakukan pada awal April 2025.
Dalam susunan pengurus baru tersebut, Presiden KFA Chung Mong-gyu mempercayakan posisi strategis kepada Shin Tae-yong untuk menjalin hubungan internasional dengan federasi-federasi sepak bola dunia.
Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis mengingat rekam jejak STY yang pernah menukangi tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2018 serta sejumlah prestasi bersama timnas Indonesia.
Sementara itu, untuk urusan teknis tim nasional Korea Selatan, KFA menunjuk mantan pelatih Vietnam, Park Hang-seo, sebagai wakil presiden yang akan menangani langsung pengembangan skuad nasional.
Dalam wawancara eksklusif dengan media Korea Selatan, News Daily, pada Minggu (6/4/2025), Shin Tae-yong turut menanggapi kekalahan tim U-17 Korea Selatan dari Indonesia pada ajang Piala Asia U-17 yang berlangsung beberapa hari sebelumnya.
Ia membela performa tim muda negaranya yang dinilai kurang beruntung dalam pertandingan tersebut.
“Saya kira sepak bola Korea Selatan tidak mengalami kemunduran. Dalam pertandingan melawan Indonesia, Korsel hanya kurang beruntung karena tidak mencetak gol,” ujar STY.
Menurutnya, kemenangan Indonesia tidak bisa dijadikan indikator superioritas secara teknis. Ia menegaskan bahwa dari segi permainan, timnas Korea Selatan masih unggul dibanding negara-negara Asia lainnya, termasuk Indonesia.
“Indonesia menang, tapi itu bukan berarti mereka lebih baik secara keseluruhan. Ada faktor hoki di sana,” tambahnya.
Pernyataan ini sontak mengundang perhatian publik sepak bola Asia, termasuk dari Indonesia. Apalagi, selama melatih di Indonesia sejak 2020, Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang sangat berkomitmen terhadap perkembangan sepak bola Tanah Air.
Ia membawa timnas Indonesia ke final Piala AFF 2020, mengantarkan skuad U-23 lolos ke Piala Asia U-23, serta membantu membangun fondasi timnas dari berbagai kelompok usia.
Namun kini, dengan jabatan barunya di KFA, Shin Tae-yong tampaknya mulai mengalihkan fokus untuk membangun kembali kekuatan sepak bola Korea Selatan di level internasional.
Ia diharapkan dapat menjadi jembatan diplomasi sepak bola Korea Selatan, sekaligus mendukung reformasi di tubuh federasi setelah serangkaian hasil mengecewakan di beberapa kompetisi usia muda.
Penunjukan dua sosok berpengalaman—Shin Tae-yong dan Park Hang-seo—dinilai sebagai sinyal kuat dari KFA untuk memperkuat posisi Korsel di kancah sepak bola Asia dan dunia.


