JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Gelaran bergengsi 9th Kartini International Championship 2026 resmi ditutup pada Sabtu (25/4) di Stadion Panahan Gelora Bung Karno.
Kejuaraan panahan internasional yang berlangsung sejak 23 April ini menjadi panggung persaingan sekaligus pembinaan atlet muda dari berbagai negara.
Penutupan ajang tersebut dilakukan langsung oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Sekdispora) DKI Jakarta, Zuhud Pana Graha. Dalam sambutannya, ia menilai kejuaraan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas dan mental bertanding atlet, khususnya yang berasal dari ibu kota.
Menurutnya, atmosfer kompetisi berskala internasional menjadi sarana efektif untuk menguji kesiapan atlet menghadapi ajang yang lebih tinggi. Ia juga menegaskan bahwa Jakarta memiliki kapasitas untuk terus menjadi tuan rumah event olahraga kelas dunia.

“Jakarta adalah kota global yang aman dan nyaman, serta selalu siap menggelar kejuaraan berkelas internasional,” ungkap Zuhud Pana Graha.
Tak hanya itu, Dispora DKI Jakarta juga diakui Zuhud Pana Graha memanfaatkan kejuaraan ini untuk menjaring talenta baru.
“Selama turnamen berlangsung, kami mengirim tim pemantau bakat guna melihat atlet panahan potensial yang diproyeksikan memperkuat kontingen DKI Jakarta pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Dikatakan Zuhud Pana Graha, pihaknya harus terjun langsung melihat berbagai kejuaraan yang digelar.

“Tidak olahraga Panahan saja, ke depannya, kami pun memantau prestasi atlet kami yang saat ini tampil di berbagai kelompok usia,” tutur Zuhud Pana Graha
Di sisi lain, perhatian publik tertuju pada penampilan gemilang Aulia Aisyahvini Az’Zahra yang keluar sebagai juara di nomor recurve umum putri. Atlet berusia 19 tahun itu menunjukkan prestasi impresif setelah sebelumnya gagal lolos seleksi tim PON.

“Turnamen Kartini tahun ini merupakan yang pertama yang saya ikuti,” selorohnya.
Kemenangan tersebut menjadi bukti kesiapannya untuk kembali bersaing di level lebih tinggi. Dengan penuh keyakinan, Aulia mengaku siap membela DKI Jakarta pada PON 2028, bahkan menargetkan tampil di Olimpiade di masa depan.
“Saya sangat siap membela DKI Jakarta di PON 2028,” ujarnya.
Berikut hasil lengkap nomor recurve 9th Kartini International Championship 2026:
Recurve U-15 Putra
- Aidan Ikram Malik (Sach Archery, Indonesia)
- Aflah Ramadhan Ricky (Pedurenan AC, Indonesia)
- Muhammad Arid Haiqal Mohd Redzuan (Archers Studio, Malaysia)
Recurve U-15 Putri
- Jeihan Tiara Ramadhani (DOP Archery School Bandung, Indonesia)
- Alia Az-Zahra Muhammad Asri (DEN AC, Malaysia)
- Alena Puspita Ningrum (Wijayakusuma AC Salatiga, Indonesia)
Recurve Umum Putra
- Khaleefa Nizam Khedira (Education Archery, Indonesia)
- Griffith Galeno Umboh (King Archery School, Indonesia)
- Bayu Argo Wibowo (Sach Archery, Indonesia)
Recurve Umum Putri
- Aulia Aisyahvini Az’Zahra (DAD Archery, Indonesia)
- Alaika Khadijah (Raja Rumi Archery, Indonesia)
- Khansa Kanaya Arezi (Olympus Archery Squad, Indonesia)
Dengan berakhirnya kejuaraan ini, diharapkan lahir lebih banyak atlet panahan potensial yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.


