JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Jakarta International Championship (JAKIC) 2025 resmi digelar pada 2–5 Oktober di Damai Indah Golf, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta.
Turnamen bergengsi ini menjadi bagian dari rangkaian International Series Asian Tour dan menghadirkan 150 pegolf elite internasional, termasuk deretan bintang LIV Golf dan wakil tuan rumah Indonesia.
Salah satu magnet utama turnamen perdana ini adalah kehadiran Anthony Kim, atau akrab disapa AK.
Pegolf asal Amerika Serikat yang pernah menjadi pahlawan di Ryder Cup 2008 itu memulai debutnya di Indonesia setelah 12 tahun absen dari dunia golf.
Kembalinya Kim ke arena kompetitif sejak Februari 2024 langsung menarik atensi publik golf dunia.
“Ini merupakan musim kedua saya kembali bermain profesional. Permainan saya belum stabil, ada periode bagus dan juga buruk, tapi saya merasa semakin nyaman di lapangan. Selama saya tetap sehat, saya yakin peluang kemenangan akan datang,” kata Kim, mantan pegolf nomor 6 dunia Official World Golf Ranking (OWGR) yang juga pernah finis ketiga di US Masters Tournament 2010.
Selain Kim, JAKIC 2025 juga menandai debut pegolf Amerika lainnya, Ollie Schniederjans. Juara Asian Tour di India tersebut mengaku menargetkan penampilan konsisten tanpa banyak sorotan.
“Saya tahu kemampuan saya, dan ketika bisa menyatukan permainan terbaik, hasilnya akan datang. Kemenangan di India menjadi motivasi saya untuk bermain di level tertinggi lagi,” ujar Ollie, yang sebelumnya mengalahkan Bryson DeChambeau dengan selisih empat pukulan.
Nama besar lainnya adalah Scott Vincent dari Zimbabwe. Juara International Series Morocco 2025 itu tampil perdana di PIK Course dengan ambisi memperbaiki peringkatnya di International Series Ranking. Saat ini, Vincent menempati posisi kedua klasemen.
“Kemenangan di Maroko luar biasa, tapi saya ingin lebih konsisten. Permainan saya makin solid, dan kita lihat saja hasilnya di Jakarta,” katanya.
Turnamen ini juga diikuti deretan pegolf elite Asian Tour. John Catlin (AS), Richard Taehon Lee (Kanada), Kazuki Higa (Jepang), Suteepat Prateptienchai (Thailand), Jazz Janewattananond (Thailand), Sangmoon Bae (Korea Selatan), hingga Gaganjeet Bhullar (India) siap bersaing memperebutkan gelar.
Catlin, juara Order of Merit Asian Tour 2024, datang dengan modal enam gelar Asian Tour dan tiga trofi European Tour. Lee, juara Indonesian Masters 2024, juga membidik sukses ganda di Jakarta.
Higa sedang dalam performa impresif usai mencatat kemenangan beruntun di September 2025.
Sementara itu, Bhullar, spesialis turnamen di Indonesia dengan lima trofi juara, kembali ke PIK Course di mana ia pernah menjuarai Indonesia Open 2013 dengan skor total 16-under par.
Indonesia sendiri menurunkan 11 pegolf terbaik, dengan Kevin Akbar menjadi salah satu harapan utama.
Pegolf berusia 28 tahun itu tampil percaya diri setelah finis di posisi ketujuh Indonesia Open, Agustus lalu.
“Saya sudah pernah merasakan finis 10 besar di Asian Tour. Jika bisa bermain dengan performa terbaik, saya yakin bisa bersaing. Target saya adalah menikmati permainan dan mengeluarkan kemampuan terbaik,” kata Kevin.
Selain Kevin, sejumlah pegolf tuan rumah lain juga mendapat sorotan. Dukungan publik Indonesia dipastikan akan menambah motivasi bagi mereka dalam menghadapi persaingan ketat dengan para bintang internasional.
JAKIC 2025 tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga pintu menuju karier lebih tinggi. Pegolf yang menempati puncak International Series Ranking pada akhir musim akan berhak tampil di LIV Golf League 2026.
Ajang ini menjadi impian banyak pegolf Asia karena menjadi salah satu level tertinggi di kancah golf profesional dunia.
Sebagai bagian dari International Series yang dimulai sejak 2022, turnamen ini mendapat dukungan penuh dari Asian Tour dan LIV Golf Investment.
Sejak digulirkan, International Series rutin menghadirkan para pegolf elite dunia dan menjadi batu loncatan bagi banyak pemain menuju level kompetisi global.
Dengan partisipasi bintang internasional seperti Anthony Kim, Ollie Schniederjans, Scott Vincent, hingga pegolf Asia berpengalaman, ditambah dukungan tuan rumah Indonesia, JAKIC 2025 diyakini akan menjadi salah satu turnamen paling kompetitif dan berkelas tahun ini.
Turnamen empat hari di PIK Course ini tidak hanya menghadirkan pertarungan prestisius di lapangan, tetapi juga menjadi momentum penting bagi perkembangan golf Indonesia.
Publik Tanah Air berkesempatan langsung menyaksikan duel pegolf elite dunia sekaligus mendukung wakil-wakil Merah Putih bersaing di panggung internasional.

