BerandaSportFinal IBL Gunakan Format...

Final IBL Gunakan Format Home-Away, Junas: Pertama Kali Musim 2024

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Final Indonesian Basketball League (IBL) 2024 pertama kalinya akan menggunakan format kandang-tandang (home-away). Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah dengan harapan bisa lebih memuaskan hasrat pecinta bola basket di Indonesia.

Ia menuturkan, pertandingan final pertama diselenggarakan di Britama Arena, Jakarta, yang merupakan kandang Satria Muda Pertamina Jakarta pada 1 Agustus 2024 mendatang, kemudian dua hari atau 3 Agustus untuk pertandingan kedua akan berlangsung di Indoor Stadium SC, Tangerang, homebase dari Pelita Jaya Jakarta.

“Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Ini pengalaman baru bagi tim peserta. Mereka bisa bertanding di hadapan fan sendiri,” kata Junas dalam konferensi pers persiapan final IBL 2024, Jakarta, Selasa (30/7/2024).

Baca Juga :   Coach Wahyu Ingin Deffens dan Offens RANS Simba Bogor Lebih Agresif

Lebih lanjut dia membeberkan, jika dua pertandingan berlangsung seri atau 1-1, maka pertandingan ketiga tetap dilaksanakan di Indoor Stadium SC, Tangerang atau sebagai kandang Pelita, karena tim tersebut memiliki peringkat lebih bagus dibandingkan Satria Muda pada babak reguler yang lalu.

Junas mengatakan, format home-away baru pertama kali dilakukan di musim ini, guna membangkitkan animo masyarakat dan semangat masing-masing klub untuk bermain di daerah asalnya, khususnya dalam menghibur pendukung sendiri.

“Jadi kami buat format home-away dari mulai playoff agar berkembang secara market, mulai dari pendukung maupun sisi ekonomi, sehingga ekosistem olahraganya bisa terbangun,” ujar dia.

Format Home-Away Ampuh Sedot Banyak Penonton Khususnya Anak Muda

Baca Juga :   Borneo Hornbills Training Camp dan Ujicoba di Filipina

Berdasarkan statistik musim ini, lanjut Junas, penonton muda yang tercatat datang langsung ke lokasi pertandingan sebanyak total 180 ribu orang.

Begitu juga dengan peningkatan broadcast streamers yang naik sebanyak 68 persen.

Pria yang sudah menjadi Dirut IBL sejak 2019 itu menambahkan, selaku operator penyelenggara kompetisi, dirinya dan tim selalu berupaya agar kompetisi bola basket kasta tertinggi tersebut bisa berkelanjutan dan meningkat dari sisi penonton, ekonomi, serta berdampak untuk prestasi olahraga nasional.

Pada Indonesian Basketball League (IBL) 2024, pengelola kompetisi melakukan langkah besar dengan perubahan tiga hal utama atau aturan yang berbeda dari musim sebelumnya.

Tiga aturan baru itu, yaitu sistem kandang-tandang (home-away), pembatasan total gaji maksimal (salary cap) pemain per musim, dan kuota pemain asing.

Baca Juga :   Abraham Damar Grahita: Tantangan Baru dan Ambisi Besar dalam Menghadapi IBL 2025

Sebelum musim 2024, IBL menggunakan format atau sistem kompetisi series dari satu kota ke kota lainnya.

Namun, mulai tahun ini 14 klub peserta IBL melakoni total 26 pertandingan, dengan 13 kali laga kandang dan 13 tandang pada babak reguler.

Sedangkan terkait salary cap, manajemen IBL membuat aturan maksimal gaji sebanyak Rp10 miliar untuk seluruh pemain dalam klub.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -

spot_img