JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Sebagai kapten baru Satria Muda Pertamina Jakarta musim 2025, Abraham Damar Grahita (ADG) merasa tantangan besar menantinya.
Menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh kapten-kapten besar bukanlah hal yang mudah, apalagi harus menjalani peran kepemimpinan dengan harapan bisa meneruskan legasi sukses tim. Namun, ADG menyambut tantangan ini dengan sikap positif dan semangat untuk terus berkembang.
“Saya sadar, belum sempurna, dan hal pertama yang saya lakukan adalah memperbaiki diri sendiri. Baru setelah itu, saya bisa membantu teman-teman lainnya,” ujar ADG saat diwawancarai Rabu (8/1/2025).
Sebagai kapten, ADG bukan hanya bertugas memimpin di lapangan, namun juga merangkul pemain muda untuk bersama-sama meningkatkan kualitas tim. Satria Muda sendiri memberikan kesempatan bagi setiap pemain untuk memimpin, tidak hanya bergantung pada kapten sebagai pemimpin tunggal di dalam tim.
“Kami ingin semua pemain bisa saling memimpin, tidak hanya kapten saja. Ini untuk memastikan bahwa setiap individu bisa menjadi pemimpin baik di dalam maupun luar lapangan,” jelas ADG.
Ketika ditanya tentang pemilihan kapten, ADG mengungkapkan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil diskusi antara tim pelatih dan berbagai pihak terkait.
“Kami yakin pelatih sudah mempertimbangkan banyak faktor dalam memilih kapten. Ini bukan soal vote antar pemain, tapi lebih kepada siapa yang bisa membawa tim ke arah yang lebih baik,” tambahnya.
Dalam pertandingan mendatang melawan Prawira Bandung, ADG menilai itu akan menjadi tantangan yang sangat besar.
“Bandung selalu menyenangkan, karena di sana ada fans yang fanatik dan teman-teman saya juga bermain di sana. Mereka punya pelatih yang luar biasa. Prawira selalu menjadi lawan yang tangguh, jadi kami harus siap menghadapi pertandingan yang sangat sengit,” ungkapnya.
Meskipun Prawira banyak melakukan perubahan pemain, ADG tetap waspada. “Kita nggak bisa anggap enteng. Prawira masih memiliki pemain-pemain hebat seperti Yudha Saputra, Pandu Wiguna, dan tentunya Coach Dave. Jadi, pertandingan melawan Prawira akan selalu menarik,” ujarnya.
ADG juga memberikan pandangannya mengenai final IBL yang rencananya akan digelar di Indo Arena. Menurutnya, ini adalah langkah positif untuk perkembangan industri basket di Indonesia.
“Final di Indo Arena dengan kapasitas yang lebih besar akan memberikan pengalaman baru baik bagi pemain maupun penggemar. Semoga dengan peningkatan fasilitas ini, tiket juga akan lebih mudah didapatkan,” jelasnya.
Dengan antusiasme masyarakat yang semakin tinggi terhadap bola basket, ADG yakin Indo Arena akan penuh sesak. “Dengan pemasaran yang baik dan dukungan fanbase yang semakin besar, saya rasa tidak sulit untuk mengisi kapasitas 16 ribu penonton di Indo Arena,” tambahnya.
Sebagai kapten baru Satria Muda, ADG memiliki ambisi besar untuk membawa tim meraih kemenangan. Namun, menurutnya, untuk meraih itu semua, langkah pertama adalah menjaga kekompakan tim dan fokus pada kemenangan setiap pertandingan.


