BerandaEntertainmentSaat Tawa Menjadi Doa:...

Saat Tawa Menjadi Doa: AGAK LAEN Tak Hanya Menyala di Bioskop, Tapi Juga untuk Sumatra

◾️Gelak tawa masih menggema di ruang-ruang gelap bioskop,namun di luar layar, ada rasa haru yang tak bisa ditertawakan.

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID-| Film AGAK LAEN: Menyala Pantiku! kembali mencatat sejarah. Dalam waktu 18 hari, film komedi besutan Imajinari ini sukses menembus 7,5 juta penonton sebuah angka yang bahkan melampaui capaian film pertamanya di periode waktu yang sama.

Prestasi ini menempatkan AGAK LAEN: Menyala Pantiku! kokoh di jajaran Top 4 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, tepat di bawah film pertamanya sendiri. Sebuah ironi manis: sequel mengejar, kakak kandungnya menunggu di atas.

Namun di balik sorak sorai angka dan rekor, ada cerita lain yang jauh lebih sunyi.

Baca Juga :   “Suka Duka Tawa” Menutup JAFF 2025 dengan Hangat, Disambut Antusias hingga Mendadak Screening Depok

Ketika Panggung Tawa Berubah Menjadi Ruang Empati

Di saat layar bioskop terus penuh, hati para pemain justru tertambat jauh ke Sumatra,Kampung halaman. Tanah kelahiran. Tempat kenangan tumbuh.

Sebagai bentuk rasa syukur atas capaian 7 juta penonton, Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga memilih langkah yang tak biasa. Mereka turun ke jalan. Bukan untuk promosi, tapi untuk menggalang kepedulian.

 

Minggu pagi, 14 Desember 2025, kawasan CFD Jakarta menjadi saksi. Kwartet AGAK LAEN berjalan di antara warga, membuka tangan, mengajak hati. Bersama keluarga besar Imajinari, mereka mengumpulkan donasi untuk masyarakat Sumatra yang masih bergulat dengan dampak banjir bandang.

Tak hanya di jalan, pintu donasi juga dibuka secara daring. Hasilnya?Dalam waktu kurang dari dua hari, dana yang terkumpul mencapai Rp384.714.250.

Baca Juga :   Christine Hakim Mau Main di Film 'Bila Esok Ibu Tiada' Karena Rudi Soedjarwo dan Slamet Rahardjo

“Rasanya nggak tenang kalau kami cuma diam,” ungkap mereka.Sebuah kalimat sederhana, tapi sarat beban emosi.

Dari Tertawa Bersama, Menguatkan Bersama

Dana yang terkumpul akan disalurkan untuk bantuan logistik darurat, kebutuhan pokok, perbaikan fasilitas umum, hingga dukungan psikososial bagi warga terdampak.

“Berapapun yang kalian donasikan, itu bukan cuma angka,” lanjut mereka.“Itu bensin semangat.”

Di titik inilah film ini terasa “agak lain” dalam makna sesungguhnya.Tak hanya membuat penonton tertawa, tapi juga menggerakkan.

IMG 20251216 WA0132 IMG 20251216 WA0133

Rekor Demi Rekor, Tapi Tetap Membumi

Secara angka, AGAK LAEN: Menyala Pantiku! memang sedang berpesta:

* Top 2 Opening Day Komedi Indonesia Sepanjang Masa

* Top 2 Film Indonesia Terlaris 2025

* 7.331 showtimes dalam satu hari

Baca Juga :   Dari Istana ke Studio: SBY Hidupkan Lagi Hit NAFF Era 2000-an

* 682.454 penonton dalam sehari

* Rekor Opening Day film Indonesia terbesar 2025 di Malaysia

Namun di tengah semua pencapaian itu, film ini seolah berbisik pelan:Tawa tak harus berhenti di bioskop. Ia bisa menjalar menjadi kepedulian.

Dan mungkin, itulah makna sebenarnya dari “menyala”.Bukan hanya di layar. Tapi di hati.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Royalti Musik dan Keadilan Pencipta: Harapan Baru di Era Tata Kelola LMKN

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Tata kelola royalti dalam industri musik tidak semata berbicara...

GSW Pantura Jadi Proyek Strategis Nasional, Pemerintah Siapkan Otorita Khusus

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Proyek Giant Sea Wall (GSW) di kawasan Pantai Utara (Pantura)...

Polemik LMKN Kembali Mengemuka, LMK Klaim Sistem Royalti Rugikan Pencipta Lagu

JAKARTA,TERMINALNEWS ID— Polemik yang menyeret nama Lembaga Manajemen Kolektif Nasional kembali...

Arca “Mbah Bhelet” Dipindahkan, Fadli Zon Tekankan Penguatan Nilai Budaya Borobudur

MAGELANG,TERMINALNEWS.ID — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Ritual Ageng Boyongan Mbah...

- A word from our sponsors -