BOGOR, TERMINALNEWS.ID, – Rajawali Medan mencatat dua sukses saat bermain di kandang RANS Simba Bogor di lanjutan kompetisi IBL Musim 2024. Rajawali Medan berhasil mengalahkan RANS Simba Bogor untuk kedua kalinya sekaligus menodai rekor kemenangan kandang RANS di Gymnastic Vokasi IPB Bogor, Minggu 10 Maret 2024.
Kandang RANS Simba Bogor tampak menakutkan bagi tim tamu karena mereka belum pernah kalah di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Bogor sejak awal kompetisi IBL Musim 2024. Bahkan tim tangguh Satria Muda Jakarta juga tumbang di arena tersebut.
RANS Simba Bogor kembali tampil di hadapan pendukungnya sendiri yang hadir di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Bogor saat menjamu Rajawali Medan. Komposisi starter RANS tetap sama seperti di laga sebelumnya, yakni Joshua Caldwell, Devon Van Oostrum, Althof Dwira Satrio, Le’Bryan Nash, dan Agus Salim.
Sedangkan tim tamu menurunkan Respati Ragil Pamungkas, Wendell Lewis, Hendra Thio, Quintin Dove, dan Padre Hosbach. Tuan rumah, RANS bermain menyerang sejak tip off babak pertama saat menjamu Rajawali Medan, Minggu 10 Maret 2024. Joshua Caldwell membuka keunggulan RANS (4-0). Mereka tampak cukup nyaman hingga pertengahan kuarter pertama.
Sementara Rajawali belum bisa mengimbangi permainan RANS. Back-to-back three point dari Devon Van Oostrum membuat RANS unggul 17-12. Tak berhenti sampai di situ, Daniel Salamena menambah satu three point sebelum kuarter pertama ditutup.
Skuat asuhan coach Wahyu Widayat Jati yang bermaterikan Joshua Darius Caldwell, Althof Dwira Satrio, Le Bryan Nash, dan Agus Salim dengan playmaker Devon van Oostrum langsung unggul enam angka (20-14) di akhir kuarter pertama.
Namun RANS Simba Bogor tidak menyangka bahwa tamunya Rajawali Medan akan menyerang balik mereka di kuarter kedua. Rajawali mulai melakukan pengawalan ketat dengan pertahanan yang lebih kuat untuk tidak membiarkan para pemain RANS mencetak poin dengan mudah.
Rajawali Medan juga mulai meladeni permainan cepat untuk memanfaatkan tembakan para pemain RANS yang sering gagal masuk jaring. Rajawali hanya butuh dua menit untuk berbalik memimpin jalannya laga. Mereka melaju 8-0 untuk membalikkan keadaan menjadi 22-20.
Akurasi tembakan para pemain Rajawali terus membaik termasuk tembakan tiga angka dari Ryan Mauliza dan Jabari Carl Bird. Hingga di satu menit terakhir, dua kali three poin Rajawali bersarang di ring RANS. Dengan serangan balik cepat Hendra Thio dan kawan kawan mampu mengejar dan meninggalkan point RANS di kuarter kedua hingga 10 angka (42-32).
Dibabak kedua, permainan cepat yang diperagakan Hendra Thio, Quintin Dove dan Jabari Bird terus memimpin dalam perolehan angka hingga kuarter keempat. Sampai akhirnya Rajawali Medan mengalahkan Althof Satrio dan kawan-kawan dengan skor akhir 84-68, Minggu malam (10/3). Kemenangan ini membuat Rajawali menjadi tim pertama yang berhasil menodai rekor kandang RANS.
Jabari Bird memimpin Rajawali dengan torehan 23 poin dan tujuh rebound dalam 24 menit di lapangan. Ryan Mauliza juga bermain bagus dengan menyumbang 15 poin dari bangku cadangan. Dari tim inti, Quintin Dove mencetak 11 poin dan 15 rebound. Respati Ragil Pamungkas mencetak 11 poin. Terakhir ada Wendell Lewis yang mencetak 10 poin.
Faktor yang membuat Rajawali bisa menumbangkan RANS adalah mengunci Devon Van Oostrum. Kali ini dia hanya mencetak 16 poin, dan terutama jumlah assist-nya turun hanya enam assist saja.
Coach Rajawali Raoul miguel Hadinoto tahu bahwa untuk mengurangi poin RANS, maka harus memutus aliran bola dari Oostrum. Sementara poin terbanyak RANS disumbang oleh Le’Bryan Nash dengan 22 poin.
Sementara di field goals, Rajawali mencetak 34 tembakan dari 65 percobaan atau dengan persentase 52%. Sedangkan RANS hanya memasukkan 20 tembakan dari 56 percobaan (35%). Turnovers kedua tim kali ini sangat tinggi. Rajawali melakukan 20 turnovers, dan RANS 18 turnovers.
Kemenangan ini membuat Rajawali bertengger di posisi kedua klasemen sementara dengan rekor 6-4. Sementara RANS, menelan kekalahan ketiga dalam lima laga terakhirnya. Mereka kini punya rekor 5-3, dan menempati posisi keenam klasemen sementara IBL Tokopedia 2024.

