BOGOR, TERMINALNEWS.ID, – Rans Simba Bogor sukses memenangkan duel panas lawan Satria Muda Pertamina Jakarta 86-81 di Gymnastic Sekolah Vokasi IPB Bogor, Minggu, 21 Januari 2024. Ini menjadi kemenangan kedua Rans Simba di laga kandang di awal musim Kompetisi IBL Musim 2024.
Di laga kedua kali ini, head coach Wahyu Widayat Jati menurunkan starting line-up berisi Malik Dunbar, Devon van Oostrum, Argus Sanyudy, Le’Bryan Nash, dan Daniel Salamena. Sedangkan dari kubu Satria Muda, tidak mengubah susunan awal, yaitu Juan Laurent Kokodiputra, Abraham Damar Grahita, Jarred Shaw, Arki Dikania Wisnu, dan Curtis Lee Davis III.
Para pemain Rans Simba Bogor langsung tancap gas begitu Tip off kuarter pertama dimulai. Setelah Satria Muda membuka skor lewat Jarred Dwayne Shaw, Rans Simba membalas melalui slamdunk Le Bryan Nash dan Malik Dunbar untuk berbalik unggul 6-4. Sementara guard Devon van Oostrum terlihat sudah tune in dan berhasil membuka tree point pertamanya di Q1 untuk merubah skor 9-6 untuk keunggulan Rans Simba atas Satria Muda.
Kerjasama Bryan Nash dan Devon memberi kesempatan Nash untuk mencetak dua kali dunk dan Devon mencatat tree point kedua kalinya sehingga membuat Rans terus memimpin 17-13.
Hal ini membuat pelatih Satria Muda Manuel pena Garces meminta time out pertamanya agar para pemainnya tidak terus tertinggal. Namun Rans Simba mampu mempertahankan keunggulannya hingga akhir kuarter pertama. Tree point kedua Devon dan dua kali free throw Jerome Jordan mengakhiri kuarter pertama dengan skor 22-19.
Memasuki kuarter kedua, pelatih Satria Muda Manuel Pena banyak melakukan pergantian pemain. Masuknya Damar Grahita dan Ali Bagir Alhadar membuat serangan SM semakin tajam dan efektif. SM berbalik memimpin 22-23 dan Jarred Show terus membuat SM unggul 26-28.
Tensi pertandingan semakin memanas kini duel antara Jerome Jordan melawan Jarred Shaw juga diikuti oleh Le Bryan Nash lawan Dame Diagne. Rans kembali mengejar angka dan berbalik unggul lewat tembakan tiga angka Oki Wira Sanjaya membawa Rans berbalik memimpin 31-28.
Rans mampu mempertahankan keunggulannya hingga akhir kuarter kedua dimana Malik kembali mendapatkan kesempatan melakukan dunk dari assist Devon dan free throw Daniel Salamena mengakhiri babak pertama 45-44.

Memasuki babak kedua duel sengit antara Rans lawan SM kembali berlanjut dimana kedua tim semakin ketat dalam perburuan angka. Argus Sanyudy membuka angka untuk tuan rumah, namun point guard SM Curtis Lee Davis dan Abraham Damar bergantian mendulang point untuk membawa SM menyamakan skor 49-49. Tembakan tree point Damar kembali membuat SM berbalik memimpin 51-52.
Namun jantung penonton dibuat berdegup kencang dengan adu tembakan jarak jauh antara Devon van Oostrum dengan Damar Grahita. Selain saling menjaga dan menghalangi lawan mengatur serangan, kedua pemain juga adu tree point. Kali ini dua kali tembakan tree point Devon mengalahkan Damar sehingga Rans unggul 59-57.
Rans berhasil memperlebar jarak setelah Devon dan Althof Dwira Satrio sukses melakukan steals, dan Bigman Rans Jerome Jordan berkali kali mendapatkan free throw. Rans Simba Bogor mengakhiri kuarter ketiga 68-64, pertandingan masih ketat hanya selisih 4 angka.
Tensi pertandingan semakin memanas di Kuarter keempat, puncaknya terjadi keributan antara Malik dan Davis yang membuat pertandingan sempat dihentikan dalam posisi 71-67. Setelah Rans memimpin hingga 6 point 81-73, mereka banyak membuat kesalahan. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Abraha Damar Grahita dan kawan kawan.
Tembakan tiga angka Damar membuat pertandingan memasuki masa kritis dimana Satria MUda mampu menyamakan skor 81-81 dengan sisa waktu 2:24 detik. Dalam 2 menit terakhir banyak kejadian diantaranya Dame Diagne terkena foult out setelah melakukan 5 kali personal foult dan sekali foult draw.
Courtis Davis menyusul foult out saat laga menyisakan waktu 1:35 detik dan 1 point dari free throw Jerome Jordan membuat tuan rumah memimpin 82-81. Kesempatan terakhir serangan Satria Muda untuk memenangkan pertandingan gagal terjadi setelah lemparan bola Damar gagal bersarang pada sisa waktu 42:15 detik.
Justru tembakan Oki Sanjaya membuat Rans Simba berhasil unggul 3 angka atas Satria Muda 84-81. Satria Muda masih mendapatsempatan setidaknya untuk menyamakan skor di detik detik terakhir. Akan tetapi tembakan tiga angka Damar kali ini gagal dua kesempatan free throw Devon membuat Rans Simba Bogor memenangkan pertandingan dengan skor akhir 86-81 atas Satria Muda Pertamina Jakarta.

Kemenangan ini membuat Rans Simba Bogor memetik hasil maksimal di dua laga kandang perdananya di awal musim Kompetisi IBL 2024. Sementara kekalahan ini menjadi kekalahan kedua Satria Muda diawal musim setelah dikalahkan Dewa United Tangerang saat main di kandang sendiri.


