JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu inisiatif terbaru, UMiMAX (Ultra Mikro Pertamina Aksi), hadir sebagai solusi bagi pelaku usaha skala ultra mikro, termasuk masyarakat kurang mampu dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK), agar mampu membangun usaha secara mandiri.
Program ini memberikan dukungan usaha produktif berupa sarana dagang, pendampingan, serta penguatan kapasitas pemasaran. Sejak diluncurkan pada 2025, UMiMAX telah menjangkau 168 penerima manfaat yang tersebar di enam wilayah, yakni Bandung, Tangerang Selatan, Tangerang, Jakarta, Subang, dan Karawang.
Salah satu penerima manfaat, Tasya Putri, mitra UMiMAX Kopling (Kopi Keliling) di Pengadegan, Jakarta Selatan, merasakan langsung dampak positif program tersebut. Mahasiswi bidang kesehatan ini mengaku UMiMAX menjadi titik balik bagi keluarganya.
“Saya sangat terbantu. Dari hasil usaha ini, saya bisa membayar kuliah sendiri sekaligus membantu biaya sekolah tiga adik saya,” ujar Tasya saat ditemui dalam kegiatan Silaturahmi Penerima Manfaat UMiMAX di Taman Tebet, Jakarta, Sabtu (7/2).
Sebelum bergabung dengan UMiMAX, Tasya sempat berjualan gorengan dengan omzet terbatas. Setelah menjadi mitra pada 2025, ia menerima fasilitas gerobak dan perlengkapan usaha kopi. Hasilnya, pendapatan hariannya meningkat signifikan.
“Dulu omzet sekitar Rp400 ribu sampai Rp600 ribu. Sekarang bisa mencapai Rp800 ribu hingga Rp1,2 juta per hari,” ungkapnya.
Tasya berharap dapat melanjutkan pendidikannya hingga jenjang magister berkat kestabilan usaha yang kini ia jalani.
Hingga saat ini, penerima manfaat UMiMAX terdiri dari:
65 mitra UMiMAX Warmindo (Warung Makan Indomie),63 mitra UMiMAX Kopling (Kopi Keliling),40 mitra UMiMAX Mini ATM
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menyampaikan bahwa UMiMAX dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat melalui pendekatan berkelanjutan.
“Melalui program ini, Pertamina memberikan dukungan nyata kepada masyarakat agar mampu hidup berdikari. Kami berharap para mitra terus bersemangat sehingga UMKM binaan semakin tangguh dan berdaya,” ujarnya.
Dalam kegiatan silaturahmi tersebut, Pertamina juga memfasilitasi diskusi antar mitra, berbagi pengalaman usaha, serta melakukan monitoring dan evaluasi program. Pertemuan ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat jejaring sekaligus melihat dampak nyata UMiMAX di lapangan.
“Kami ingin semua pihak bisa saling bertukar informasi, memperkuat kemandirian ekonomi, dan tumbuh bersama,” tambah Arya.
Puluhan mitra UMiMAX bersama jajaran manajemen Pertamina hadir dalam acara tersebut, menegaskan semangat kolaboratif antara korporasi dan masyarakat dalam membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif.


