JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta resmi menggelar Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) dan Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (POPPROV) 2025.
Ajang ini menjadi momentum strategis untuk menjaring dan membina atlet-atlet muda potensial demi kejayaan olahraga Jakarta di kancah nasional.
Kegiatan olahraga dua tingkat ini akan berlangsung pada 4—8 Agustus 2025 dan dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta, Pranono Anung, di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.
Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid, menegaskan bahwa penyelenggaraan PORPROV dan POPPROV merupakan bagian dari strategi jangka panjang pembinaan atlet.
“PORPROV dan POPPROV bukan sekadar kompetisi. Ini adalah tahapan penting dalam proses pembinaan untuk menjaring atlet muda unggulan yang akan mewakili Jakarta di ajang nasional maupun internasional,” kata Hidayat dalam acara Media Gathering di Gedung KONI DKI, Jumat (1/8/2025).
Hidayat hadir bersama Wakil Ketua Umum II Gde Sardjana, Wakil Ketua Umum III Fatchul Anas, Sekretaris Umum Aminullah, dan Bendahara Umum Hadameon Aritonang.
Menurut Fatchul Anas, ajang ini mencerminkan sinergi antara KONI DKI dan Dispora dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang berkesinambungan.
“PORPROV menjadi tanggung jawab KONI, sementara POPPROV ditangani Dispora. Keduanya saling melengkapi dalam mencari talenta muda dan meningkatkan prestasi olahraga di Jakarta,” ujar Anas.
PORPROV akan mempertandingkan lima cabang olahraga (cabor): Tenis Meja, Pencak Silat, Taekwondo, Karate, dan Panahan.
Sedangkan POPPROV akan melibatkan cabor Bola Basket, Sepak Bola, Bola Voli, Sepak Takraw, dan Bulutangkis.
Ketua Panitia Besar PORPROV 2025, Andri Paranoan, menjelaskan bahwa total ada 487 atlet dari enam wilayah administratif DKI Jakarta yang akan berpartisipasi dalam PORPROV.
Rinciannya meliputi: Jakarta Timur (92 atlet), Jakarta Barat (92), Jakarta Pusat (92), Jakarta Utara (92), Jakarta Selatan (89), dan Kepulauan Seribu (30).
Adapun venue pertandingan PORPROV tersebar di beberapa lokasi, yakni:
- Tenis Meja: GOR Kebon Jahe, Jakarta Pusat
- Pencak Silat: Gelanggang Remaja Matraman
- Taekwondo dan Karate: GOR Ciracas, Jakarta Timur
- Panahan: Stadion Sepak Bola Ciracas
PORPROV mempertandingkan total 81 nomor pertandingan yang disusun mengacu pada standar Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025.
Rinciannya meliputi:
- Pencak Silat: 23 nomor (12 putra, 11 putri)
- Taekwondo: 24 nomor (12 putra, 12 putri)
- Tenis Meja: 7 nomor (3 putra, 3 putri, 1 ganda campuran)
- Karate: 17 nomor (9 putra, 8 putri)
- Panahan: 10 nomor (4 putra, 4 putri, 2 campuran)
Sementara itu, POPPROV 2025 ditujukan untuk para pelajar DKI Jakarta sebagai langkah awal menuju POPNAS XVII yang juga digelar tahun ini. Lima cabor akan digelar di lokasi berbeda:
- Bola Basket: Hall Basket GMSB, Jakarta Selatan
- Sepak Bola: Stadion GMSB, Jakarta Selatan
- Bola Voli: GOR Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan
- Sepak Takraw: GOR Otista, Jakarta Timur
- Bulutangkis: GOR Bulungan, Jakarta Selatan
Andri menambahkan, kedua ajang ini diharapkan mampu menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan.
“PORPROV dan POPPROV tahun ini mempertandingkan total 10 cabang olahraga. Semoga dari sini lahir atlet-atlet unggulan yang akan mengharumkan nama Jakarta di tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya.
PORPROV dan POPPROV bukan hanya soal medali, tetapi juga bagian dari sistem pembinaan yang terstruktur.
KONI DKI Jakarta mengincar performa dan potensi para atlet untuk diproyeksikan ke ajang yang lebih tinggi seperti PON dan SEA Games.
Event ini juga menjadi panggung evaluasi pembinaan atlet usia dini di tingkat kota/kabupaten, serta bentuk nyata komitmen Pemprov DKI Jakarta terhadap pembangunan olahraga prestasi sejak usia muda.
Dengan total 10 cabang olahraga yang dipertandingkan dan ratusan atlet terlibat, PORPROV dan POPPROV 2025 menjadi indikator penting dalam roadmap pembinaan olahraga Jakarta menuju panggung nasional.

