JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Kesatria Bengawan Solo siap menghadapi tantangan besar pada musim kedua mereka di Indonesian Basketball League (IBL) 2025.
Tim yang berbasis di Solo ini memasang target tinggi dengan ambisi untuk menjadi juara, setelah penampilan gemilang mereka di musim sebelumnya.
Pada musim pertama, mereka berhasil menorehkan rekor 19-7 dan mencapai peringkat keempat, meskipun perjalanan mereka terhenti di babak pertama oleh Satria Muda.
Pada acara perkenalan tim yang digelar Rabu (8/1) di Midaz Senayan Golf, Jakarta Pusat, Kesatria Bengawan Solo mengenalkan sejumlah pemain baru.
Pelatih Efri Meldi, yang memimpin tim, sangat optimis dengan komposisi skuad yang lebih solid dan beragam.
Salah satu fokus mereka adalah penambahan pemain lokal yang merata dan berkompeten, termasuk Abraham Wenas, Ponsianus Nyoman Indrawan (Komink), Indra Muhammad, dan Randy Prasetya.
Meldi mengungkapkan keyakinannya bahwa timnya bisa melangkah lebih jauh di IBL 2025. “Saya optimis bisa sampai final. Kami sepakat dengan manajemen untuk mencapai final dulu. Musim lalu, kami hanya selangkah lagi menuju semifinal,” ujar Meldi.
Selain itu, Kesatria Bengawan juga mempertahankan pemain-pemain kunci dari musim lalu, seperti Kevin Moses, Nuke Tri Saputra, dan Samuel Devin Susanto.
Sementara itu, mereka mendatangkan pemain asing baru, yaitu William Artino dan Dayon Griffin, serta memanggil kembali Travin Thibodeaux.
Anthony Metten, pemain lokal naturalisasi yang memiliki darah Indonesia dari neneknya, juga menjadi bagian dari skuad.
Kevin Moses, salah satu pemain andalan, menambahkan, “Menyatukan chemistry pemain tidak susah. Tujuan kami ingin juara, dan kami siap berkembang bersama-sama, baik pemain asing maupun lokal.”
Dengan skuad yang lebih kuat dan semangat juang yang tinggi, Kesatria Bengawan Solo percaya diri untuk bersaing merebut gelar juara IBL 2025, dan berharap tidak ada cedera yang menghalangi mereka dalam perjalanan menuju final.

