JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan mutasi jabatan terhadap perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) pada Januari 2026. Total sebanyak 85 personel mengalami pergeseran jabatan berdasarkan dua Surat Telegram (ST) Kapolri.
Mutasi tersebut tertuang dalam ST Nomor ST/99/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel, serta ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tertanggal 22 Januari 2026 dengan jumlah 32 personel.
Dari total 85 personel yang dimutasi, sebanyak 69 di antaranya masuk dalam kategori promosi jabatan dan pergeseran setara (flat). Mutasi ini mencakup pengisian sejumlah jabatan strategis, baik di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.
Pada jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, empat personel dipercaya menempati posisi strategis. Mereka adalah Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H. sebagai Kalemdiklat Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. sebagai Kadivhumas Polri, Kombes Pol Abas Basuni, S.I.K., M.H. sebagai Kapusjarah Polri, serta Kombes Pol Yudi Arkara Oktobera, S.I.K., M.H. sebagai Kayanma Polri.
Sementara di tingkat kewilayahan, Polri juga merotasi tiga Kapolda, yakni Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. sebagai Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Alfred Papare, S.I.K. sebagai Kapolda Papua Barat, serta Kombes Pol Jermias Rontini, S.I.K., M.Si. sebagai Kapolda Papua Tengah.
Selain itu, mutasi juga mencakup pengisian sejumlah jabatan struktural lainnya, meliputi delapan personel pada jabatan IB (Irjen Pol), 15 personel jabatan IIA (Brigjen Pol), serta 29 personel jabatan IIB (Kombes Pol). Dari jumlah tersebut, terdiri atas 15 personel nivelering IIB1, sembilan personel IIB2, dan lima personel IIB3.
Tak hanya itu, mutasi juga menyasar satu jabatan Kapolresta, lima AKBP Mantap, serta empat jabatan Kapolres.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan pengembangan karier personel di lingkungan Polri.
“Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional,” ujar Brigjen Trunoyudo, Sabtu (24/1).
Ia berharap para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


