BerandaDaerahPerundungan di Sekolah Kembali...

Perundungan di Sekolah Kembali Makan Korban Jiwa, Sofyan Tan Tegaskan Peringatan Serius Bagi Dunia Pendidikan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Anggota Komisi X DPR R, Sofyan Tan prihatin atas peristiwa perundungan (bullying) kepada seorang siswa SMPN 1 Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa tengah yang kembali memakan korban jiwa.

Tan menilai kasus tersebut menjadi peringatan serius bagi dunia pendidikan terhadap lemahnya pengawasan dan pencegahan kekerasan di sekolah.

“Saya mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya siswa kelas 7 SMPN 1 Geyer, Angga Bagus Perwira akibat dugaan perundungan. Tentu kami prihatin atas kembali terjadinya kasus perundungan terhadap siswa di sekolah. Kasus ini sebagai peringatan serius bagi dunia pendidikan atas lemahnya pengawasan dan pencegahan kekerasan di sekolah. Sekolah seharusnya menjadi ruang yang aman bagi setiap anak untuk tumbuh, belajar, dan berinteraksi tanpa adanya rasa takut,” papar Sofyan Tan dalam pesan singkatnya kepada Parlementaria, Kamis (16/10/2025).

Baca Juga :   Gubernur Pramono Siapkan 267 Koperasi Kelurahan Merah Putih di Jakarta

Oleh karena itu, Tan berharap Pemerintah (dalam hal ini Kementerian Pendidikan dasar dan menengah), serta sekolah wajib memperkuat sistem pengawasan, bimbingan konseling, serta penerapan satuan tugas anti-bullying di setiap sekolah.

Tidak hanya itu, Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga menegaskan pentingnya pendidikan karakter dan empati sebagai bagian dari kurikulum nasional untuk mencegah kekerasan antar siswa.

Serta adanya penegakan hokum yang transparan dan adil di setiap kasus perundungan, tanpa ada upaya menutupi fakta yang sebenarnya.

“Kami juga meminta Polres Grobogan mengusut tuntas kasus tersebut secara professional dan transparan agar adanya keadilan bagi keluarga korban. Semua itu tentu selain untuk menimbulkan efek jera baik bagi pelaku perundungan itu sendiri, serta menjadi contoh agar siswa atau pihak lain tidak melakukan hal serupa,” tutur Politisi yang membidangi masalah pendidikan ini.

Baca Juga :   1.890 Personel TNI-Polri Bakal Amankan Debat Kedua Pilgub Jakarta di Ancol

Beberapa hari belakangan, media diramaikan berita tentang wafatnya Siswa kelas VII SMP Negeri 1 Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Angga Bagus Perwira (12) pada Sabtu (11/10) di kelas, yang diduga akibat dibully (perundungan) teman sekelasnya.

Sejatinya, jauh sebelum peristiwa itu, 28 Agustus 2025, sang nenek sempat lapor ke pihak sekolah tentang perundungan yang dialami Angga di kelas. Permasalahan tersebut sudah berhasil dimediasi internal pihak sekolah.

Namun, hal itu kembali terjadi dengan pelaku yang berbeda, hingga korban meninggal dunia.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Pendiri Elpala SMA 68 Bertemu Kepala SMAN 68, Siapkan Film Air dan Ekspedisi Dunia

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Pendiri kelompok pencinta alam SMA Negeri 68 Jakarta,...

Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi: Gelar Akad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan

TERMINALNEWS.ID, DENPASAR - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama...

Kemenkop Perkuat Sinergi Kadiskop Selindo Untuk Operasionalisasi KDKMP

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar Rapat koordinasi nasional (Rakornas)...

Pemkot Jakarta Timur Kembalikan Fungsi Trotoar Lewat Operasi Penertiban Serentak

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur kembali menggelar Operasi...

- A word from our sponsors -

spot_img