DUMAI,TERMINALNEWS.ID — Tak hanya sibuk mengolah energi, Pertamina juga menyalurkan energi kebaikan lewat program sosialnya. Melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II Dumai, Pertamina menggandeng Kelompok Wanita Mundam Berseri untuk mengembangkan urban farming dan meningkatkan kemampuan kader posyandu dalam mengolah menu bergizi bagi anak dan balita.
Di bawah kepemimpinan Viola Oktaviani, para ibu di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, kini punya kebun hidroponik yang tumbuh subur dan menjadi sumber gizi baru bagi warga. Tak hanya menanam, mereka juga belajar mengolah hasil panen menjadi makanan sehat dan lezat.
“Pertamina mendampingi kami membangun instalasi hidroponik dan mengajari cara menanam. Dari situ, kami bisa bikin jus pakcoy, puding, sampai dodol pakcoy. Anak-anak suka, dan sebagian hasilnya juga bisa dijual untuk menambah penghasilan,” ungkap Viola penuh semangat.
Dari Posyandu ke Pangan Mandiri
Kisah inspiratif ini bermula tahun 2024, ketika para kader posyandu Mundam menemukan masih banyak anak dengan kondisi stunting, 18 bayi berada di bawah garis merah (BGM), serta beberapa ibu hamil mengalami kekurangan energi kronis. Rendahnya kesadaran gizi membuat para ibu ingin bergerak — dan Pertamina pun hadir memberi dukungan nyata.
Kini, dari rumah-rumah sederhana di pesisir Dumai, tumbuh tanaman hijau yang menjadi simbol perubahan. Sayuran hasil hidroponik tak hanya menambah warna di dapur, tapi juga mengubah cara pandang masyarakat tentang gizi dan kemandirian pangan.
Kolaborasi untuk Masa Depan yang Lebih Sehat
Agustiawan, Area Manager Communication, Relations & CSR KPI RU II Dumai, menjelaskan bahwa program ini bagian dari inisiatif “Serumpun Paman Bahari” — Sinergi Ekologi untuk Masyarakat Pesisir Unggul, Pangan Mandiri, dan Bahari Lestari.
“Wilayah kami di pesisir bukan hanya soal laut dan nelayan. Keluarga para nelayan juga harus diberdayakan, terutama ibu-ibu yang menjadi garda depan dalam menjaga kesehatan keluarga,” ujar Agustiawan.
Dukungan ini pun mendapat sambutan hangat dari Lurah Kelurahan Mundam, Adi Aprianto. Ia menilai program Pertamina memberi manfaat ganda — memperbaiki gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi warga.
“Anak-anak dapat makanan tambahan, sementara ibu-ibu bisa mandiri secara ekonomi. Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina,” ujarnya.
Energi Baik untuk Indonesia Sehat
Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), menegaskan komitmen perusahaan untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Melalui berbagai aktivitas TJSL, Pertamina ingin memberi kontribusi langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat, terutama di wilayah operasi kami,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Pertamina bersama para ibu di Dumai membuktikan bahwa menjaga gizi anak dan menciptakan kemandirian pangan bisa dimulai dari halaman rumah◾️Foto : Istimewa


