PIDIE JAYA, TERMINALNEWS.ID – Jajaran Polres Pidie Jaya terus memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal.
Pada Sabtu (21/2/2026), rangkaian kegiatan Kendali, Komunikasi, Koordinasi, dan Informasi (K3I) digelar untuk mempercepat pendistribusian bantuan logistik kepada masyarakat terdampak di wilayah hukum Polda Aceh.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Perwira Koordinator (Pakor) Wilayah Pidie Jaya, Kombes Pol Thelly Iskandar Muda, S.I.K., M.H. Sejak pukul 09.00 WIB, tim bergerak menyisir titik-titik pengungsian serta permukiman warga di dua kecamatan terdampak di Kabupaten Pidie Jaya.
Fokus utama penyaluran bantuan kali ini adalah distribusi tambahan logistik berupa telur yang bersumber langsung dari Kapolri. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi warga di tengah situasi darurat.
“Kami memastikan amanah dari Bapak Kapolri sampai langsung ke tangan masyarakat yang membutuhkan. Fokus kami hari ini adalah dua kecamatan terdampak agar pemenuhan gizi warga tetap terjaga di tengah situasi sulit ini,” ujar Kombes Pol Thelly Iskandar Muda.

Sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi, distribusi bantuan turut dipantau Tim Asistensi dari Stamaops Polri yang dipimpin Brigjen Pol Tri Atmojo dan AKBP Aji Wisa. Kehadiran tim ini bertujuan memastikan sistem K3I berjalan efektif serta seluruh proses distribusi berlangsung transparan dan tepat sasaran.
Setelah melakukan pengecekan hingga pukul 12.00 WIB, Tim Stamaops Polri melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh guna meninjau kesiapan dan distribusi bantuan di Polres jajaran lainnya dalam wilayah hukum Polda Aceh.
Langkah ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan Polri untuk meringankan beban masyarakat Aceh yang terdampak bencana. Penguatan koordinasi melalui sistem K3I diharapkan mampu meminimalisir hambatan komunikasi antara pusat dan daerah, sehingga bantuan dapat disalurkan secara cepat, merata, dan tepat sasaran.
Polres Pidie Jaya bersama Polda Aceh menegaskan akan terus bersiaga dan memantau perkembangan situasi di lapangan hingga kondisi benar-benar stabil dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal.


