BerandaKomunitasYayasan Swargaloka: Dari Komunitas...

Yayasan Swargaloka: Dari Komunitas Seni Menuju Lembaga Kreatif Profesional

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Yayasan Swargaloka berawal dari komunitas Swargaloka Art Department yang didirikan di Yogyakarta pada 17 Juni 1993 oleh pasangan seniman Suryandoro dan Dewi Sulastri.

Empat tahun kemudian, komunitas ini hijrah ke Jakarta dan resmi menjadi yayasan pada tahun 2002.

Seiring waktu, Swargaloka juga menjadi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan memiliki badan hukum PT Gita Swarga Loka sebagai wadah profesional untuk berkarya di dunia showbiz.

Pada 2013, Swargaloka memiliki markas baru bernama Taman Seni Swargaloka (TSS) di kawasan Jakarta Timur.

Sanggar ini diresmikan oleh Drs. Sulistyo Tirtokusumo, MM, dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Berbagai program unggulan pun lahir, seperti Festival Tari Puspa dan Satwa (FESTA), Festival Tari Kreatif Nusantara (FTKN), dan Festival Bedhayan 2018, serta karya-karya monumental seperti Opera DUH, Wayang Gaul “Semar Mencari Cinta”, dan Drama Musikal “Gita Sabda Alam”.

Kolaborasi Lintas Generasi untuk Masa Depan Drayang

Melalui perjalanan panjangnya, Swargaloka menghadirkan kolaborasi lintas generasi yang mempertemukan tiga tokoh penting:

  1. Suryandoro, pendiri Yayasan Swargaloka, berbagi kisah lahirnya Drayang dan nilai-nilai luhur di baliknya.

  2. Irwan Riyadi, sutradara generasi sebelumnya, membagikan pengalaman menjaga kesinambungan karya.

  3. Bathara Saverigadi Dewandoro, sutradara muda generasi kini, membawa arah baru Drayang yang lebih segar dan adaptif terhadap industri teater modern.

Baca Juga :   Kemenkop Jalin Kerja Sama dengan MUI Untuk Wujudkan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Drayang, Ruang Ekspresi dan Edukasi Budaya Generasi Muda

Drayang bukan sekadar pertunjukan, tetapi juga ruang ekspresi dan edukasi budaya. Melalui kemasan musikal dan estetika modern, Drayang berperan meneruskan nilai-nilai dan kisah pewayangan kepada generasi muda Indonesia dengan cara yang relevan dan menginspirasi.

Dengan semangat pelestarian dan inovasi, Drayang dan Yayasan Swargaloka siap memperluas panggungnya, mempererat hubungan antara tradisi dan modernitas, serta membawa teater tradisi Indonesia menuju panggung dunia.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Novak Djokovic Masih Jadi Raja Hadiah Uang Tenis Putra, Kantongi Lebih dari Rp3,1 Triliun

TERMINALNEWS.ID – Dominasi Novak Djokovic di dunia tenis putra tidak hanya...

Ferry Juliantono Apresiasi Festival Bunga dan Buah Kab.Karo, Tegaskan Koperasi Jadi Wadah Potensi Ekonomi Daerah

TERMINALNEWS.ID, MEDAN - (Menkop) Ferry Juliantono memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atar...

Koko Haryono: Masa Depan Generasi Emas Indonesia Dimulai dari Segelas Susu yang Berkualitas

TERMINALNEWS.ID, PASURUAN – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran...

Ngontrak Stadion di Thailand, Timor Leste Jadi Ajang Pemanasan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

TERMINALNEWS.ID, CHONBURI – Ada pemandangan tak biasa di Piala AFF 2026....

- A word from our sponsors -