JAKARTA,TERMINALNEWS.ID— Semesta Perahu Kertas kembali berdenyut. Pertunjukan Musikal Perahu Kertas resmi merilis dua original soundtrack utama yang menjadi napas emosional pementasan: “Dua Manusia” yang dibawakan Maudy Ayunda serta “Langit Amat Indah” oleh trio perempuan Sistur.
Kedua lagu ini menjadi bagian dari rangkaian musikal yang telah dipentaskan sejak 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total 21 pertunjukan.
Menariknya, “Dua Manusia” dan “Langit Amat Indah” merupakan remake dari soundtrack film Perahu Kertas (2012), yang sebelumnya dinyanyikan oleh Dendy Mikes serta trio legendaris Rida, Sita, Dewi. Kini, keduanya hadir sebagai karya rekaman baru yang menjembatani perjalanan cerita dari novel, film, hingga panggung musikal.
Versi terbaru “Dua Manusia” dibawakan Maudy Ayunda dari sudut pandang perempuan, hasil pengembangan konsep bersama Dewi Lestari. Untuk proses produksinya, Maudy kembali menggandeng Mikha Angelo sebagai produser sekaligus kolaborator, menghadirkan aransemen yang terasa magis tanpa kehilangan karakter aslinya.
Keterlibatan Maudy menjadi momen full circle. Setelah memerankan Kugy di film dan mengisi beberapa soundtrack, kini ia kembali menyatu dengan dunia Perahu Kertas lewat musikal.
“Menyanyikan ulang lagu ‘Dua Manusia’ terasa sangat personal buat aku. Lagu ini dulu hadir dari sudut pandang laki-laki, dan sekarang aku membawakannya sebagai perempuan yang juga tumbuh bersama cerita Perahu Kertas. Rasanya seperti kembali pulang,” ujar Maudy.
Sementara itu, “Langit Amat Indah” dihadirkan ulang oleh Sistur trio yang terdiri dari Tarrarin, T. Rucira, dan Jubilee Marissa. Lagu ini dikemas dengan pendekatan lebih sederhana dan intim, tanpa mengubah lirik aslinya.
Sistur menurunkan tempo lagu dan memilih format semi-akustik, memberi ruang bagi karakter vokal masing-masing personel. Verse awal dibuka oleh suara rendah T. Rucira yang kuat, dilanjutkan warna mezzo Tarrarin yang hangat di bagian tengah, serta nada tinggi Jubilee yang melengkapi harmonisasi.

Tarrarin mewakili Sistur mengungkapkan, aransemen dibuat lebih tone down agar pendengar bisa lebih fokus meresapi makna lagu.
“Kami memilih versi semi-akustik supaya pendengar bisa lebih masuk ke emosi dan lirik Langit Amat Indah,” tuturnya.
Bagi Trinity Optima Production, peluncuran ulang dua lagu ini menegaskan bahwa karya dengan fondasi cerita kuat memiliki usia panjang. Dengan pendekatan aransemen yang adaptif, “Dua Manusia” dan “Langit Amat Indah” hadir kembali tanpa kehilangan ruh emosionalnya sekaligus membuka ruang bagi pendengar baru dan membangkitkan nostalgia generasi lama.
Senior A&R Trinity Optima Production, Simhala Avadana, menyebut Perahu Kertas sebagai karya bernapas panjang, di mana lagu-lagu berbasis cerita akan selalu relevan lintas generasi dan medium.
Dua original soundtrack resmi Musikal Perahu Kertas “Dua Manusia” oleh Maudy Ayunda dan “Langit Amat Indah” oleh Sistur telah dirilis dan dapat dinikmati di seluruh platform streaming digital mulai 6 Februari 2026.


