TERMINALNEWS.ID, LONDON – Pep Chavarría mendapat sorotan positif dari suporter Chelsea setelah tampil mengesankan dalam pertandingan melawan Brentford. Meski Chelsea harus menelan kekalahan telak 0-3, performa Chavarría membuat sejumlah penggemar meminta Xabi Alonso terus memasangnya sebagai starter.
Chelsea menghadapi Brentford pada Jumat (18/9) dengan komposisi pemain yang cukup berpengalaman. Alonso menurunkan Emi Martínez, Danny Welbeck, dan Jordan Henderson sejak menit awal.
Pelatih asal Basque itu kembali menggunakan formasi lima bek. Levi Colwill, Maxence Lacroix, dan Wesley Fofana mengisi lini belakang, sementara Pedro Neto dan Chavarría berperan sebagai wing-back.
Chavarría, yang baru bergabung dari Rayo Vallecano pada bursa transfer musim panas, perlahan mulai mendapatkan kepercayaan dari suporter Chelsea. Penampilannya di Gtech Stadium bahkan memunculkan seruan agar Alonso lebih sering menurunkannya.
Salah seorang suporter menyebut Malo Gusto dan Jorrel Hato seharusnya tetap berada di bangku cadangan selama Chavarría dalam kondisi fit.
“Selama Pep Chavarría fit, Malo Gusto dan Hato harus tetap berada di bangku cadangan. Dia melakukan pekerjaan dengan baik. Tim ini akan sangat berbahaya ketika semua pemain kembali dan fit,” tulis seorang penggemar.
Suporter lainnya juga memberikan pujian kepada Chavarría dan Valentín Barco.
“Chavarría dan Barco benar-benar membuat saya terkesan. Saya sudah tahu kemampuan Jordan Henderson. Saya ingin melihat Barco dan Chavarría lebih sering masuk dalam starting XI,” katanya.
Komentar serupa terus bermunculan. Seorang penggemar bahkan menilai trio Barco, Henderson, dan Chavarría telah menunjukkan bahwa mereka layak menjadi pilihan utama.
Ada pula suporter yang secara langsung meminta Alonso tidak lagi mencadangkan Chavarría.
“Pep Chavarría, saya tidak ingin melihatmu berada di bangku cadangan lagi,” tulisnya.
Penggemar lain menilai Chavarría dan Barco mampu memberikan dampak positif, sementara Henderson dianggap memberikan stabilitas serta kontrol yang dibutuhkan Chelsea.
“Chavarría lebih baik dalam bertahan dibandingkan Hato,” tulis penggemar lainnya.
Namun, performa individu Chavarría tidak mampu menyelamatkan Chelsea dari kekalahan. Brentford mencetak tiga gol melalui Jaidon Anthony, Igor Thiago, dan Fábio Carvalho.
Chelsea selanjutnya akan menghadapi Bournemouth setelah jeda internasional.
Chavarría: Gabung Chelsea Adalah Mimpi
Chavarría sebelumnya mengungkapkan kegembiraannya setelah resmi bergabung dengan Chelsea dari Rayo Vallecano pada Agustus 2026.
Bek berusia 28 tahun itu didatangkan dengan nilai transfer £16,7 juta, yang jika dikonversikan ke rupiah dengan asumsi kurs Rp22.500 per £1, setara dengan sekitar Rp375,75 miliar.
Transfer tersebut menjadi langkah besar bagi Chavarría setelah sepanjang kariernya bermain di Spanyol.
“Ini adalah sebuah kehormatan bagi saya berada di sini. Ini adalah mimpi karena Chelsea merupakan salah satu klub terbaik di dunia. Hari ini adalah salah satu hari terbaik dalam hidup saya,” ujar Chavarría.
Ia menggambarkan dirinya sebagai pemain yang memiliki karakter menyerang sekaligus bertahan.
“Sebagai pribadi, saya sangat ramah. Sebagai pemain, saya suka menyerang, bertahan, dan bermain dari kotak ke kotak. Saya memiliki intensitas dan energi yang besar di lapangan. Itu adalah kemampuan utama saya,” katanya.
Chavarría juga mengaku tertarik dengan tantangan bermain di Premier League setelah menghabiskan seluruh kariernya di Spanyol.
“Saya bermain di Spanyol sepanjang hidup saya, tetapi Premier League saat ini adalah liga terbaik di dunia. Ada banyak kualitas dan intensitas, jadi saya pikir ini adalah liga terbaik bagi saya,” tuturnya.
Ia juga menyebut peran Alonso menjadi salah satu alasan dirinya memilih Chelsea.
“Saya sudah berbicara dengan Xabi Alonso. Saya berada di sini berkat dia. Dia adalah salah satu pelatih terbaik saat ini dan juga pernah menjadi salah satu pemain terbaik. Merupakan sebuah kehormatan bisa berada di sini dan bermain di bawah asuhannya,” ujar Chavarría.

