TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER – Pendukung Manchester United meluapkan kekecewaan setelah muncul laporan bahwa klub berencana melepas salah satu talenta terbaik akademinya, Harry Amass, dengan nilai transfer yang dinilai terlalu rendah.
Manchester United sebelumnya aktif di bursa transfer musim panas dengan mendatangkan Andrey Santos dan Youri Tielemans sebagai dua rekrutan utama setelah kepergian Casemiro serta cedera lutut jangka panjang yang dialami Manuel Ugarte. Meski masih berupaya menambah kekuatan skuad, Setan Merah juga mulai menyusun daftar pemain yang berpotensi dilepas.
Salah satu nama yang masuk dalam daftar tersebut adalah bek kiri berusia 19 tahun, Harry Amass.
Amass direkrut Manchester United dari akademi Watford pada 2023 setelah klub mengalahkan Chelsea dalam perburuan tanda tangannya. Ia kemudian menjalani debut bersama tim utama saat menghadapi Leicester City pada Maret 2025.

Sejauh ini, Amass baru tampil tujuh kali di semua kompetisi bersama Manchester United. Namun, nilainya meningkat berkat penampilan impresif saat dipinjamkan ke Sheffield Wednesday di Championship. Selama masa peminjaman, ia mencatatkan 21 penampilan dan meraih penghargaan Pemain Terbaik Bulanan klub dalam dua bulan berturut-turut.
Setelah masa peminjamannya berakhir pada Januari, Amass kembali dipinjamkan ke Norwich City. Sayangnya, ia hanya sempat tampil sekali sebelum mengalami cedera yang membuatnya harus mengakhiri musim lebih cepat.
Pada pramusim bersama Manchester United, Amass kembali menunjukkan potensinya dengan mencetak satu gol saat tim menang telak 5-0 atas Rosenborg.
Namun, menurut laporan The Athletic, sejumlah klub Championship kini tertarik merekrut sang pemain. Manchester United disebut lebih memilih menjual Amass secara permanen dibanding kembali meminjamkannya.

Jurnalis Laurie Whitwell melaporkan bahwa United siap melepas Amass dengan harga 6 juta poundsterling, atau sekitar Rp132 miliar (dengan asumsi kurs £1 = Rp22.000).
Kabar tersebut langsung memicu reaksi keras dari para pendukung Manchester United di media sosial. Banyak yang menilai harga tersebut terlalu murah untuk pemain muda yang masih memiliki potensi berkembang.
Seorang penggemar menulis, “Kita harus belajar dari Chelsea.”
Penggemar lainnya berkomentar, “Saya memang tidak sebesar penggemar Amass lainnya, tetapi 6 juta pound benar-benar tidak masuk akal. Lebih baik dipertahankan saja dengan harga seperti itu. Pinjamkan lagi agar nilainya meningkat.”
Komentar lain menyebut, “Jika Harry Amass benar-benar dijual hanya seharga 6 juta pound, itu menunjukkan Manchester United belum siap bersaing.”
Pemain Lain Berpotensi Hengkang
Harry Amass bukan satu-satunya pemain yang berpeluang meninggalkan Old Trafford musim panas ini.
Penyerang Joshua Zirkzee dikabarkan diminati Juventus dan Ajax, yang telah melakukan pendekatan terkait kemungkinan transfer. Selain itu, dua klub Liga Inggris juga disebut memantau situasi striker asal Belanda tersebut.
Zirkzee didatangkan dari Bologna pada 2024, tetapi belum mampu memenuhi ekspektasi dan kesulitan mendapatkan tempat utama musim lalu.
Manchester United juga dikabarkan siap melepas dua penjaga gawang, Altay Bayindir dan Radek Vitek. Vitek sebelumnya telah menyatakan keinginannya untuk mendapatkan kesempatan bermain reguler di tim utama.
Di sisi lain, United memperkuat sektor penjaga gawang dengan merekrut Karl Darlow secara gratis dari Leeds United sebagai pelapis Senne Lammens.
Klub juga resmi mendapatkan kiper muda berusia 20 tahun, Kit Margetson, setelah mencapai kesepakatan kompensasi dengan Swansea City.
Margetson merupakan produk akademi Swansea sejak level U-15. Musim lalu ia menjalani masa peminjaman bersama Connah’s Quay Nomads, mencatatkan 10 clean sheet dalam 34 pertandingan dan membantu klub tersebut lolos ke kompetisi Eropa. Ia juga telah memperkuat tim nasional Wales di kelompok usia dan melakoni debut bersama tim U-21 pada Maret lalu.
Manchester United menyebut Margetson sebagai rekrutan kelima mereka pada bursa transfer musim panas ini dan menyambut kedatangannya melalui pernyataan resmi klub.

