JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Di tengah suasana hangat di Kyro Jakarta, Pacific Place Mall, Senayan, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara bedah buku autobiografinya yang berjudul The Road of Faith. Buku tersebut merekam perjalanan hidupnya dari masa awal pengabdian hingga menduduki jabatan tertinggi di Tentara Nasional Indonesia.
Disusun oleh Valent Hartandi dan Yudhanti Budi, buku The Road of Faith tidak hanya memaparkan kisah karier militer sang jenderal, tetapi juga menggambarkan fondasi spiritual dan nilai-nilai moral yang membentuk karakter kepemimpinannya — iman, integritas, serta keteladanan dalam pengabdian.
Dalam sambutannya, Jenderal Agus menyampaikan pesan inspiratif bahwa kesuksesan bukanlah milik segelintir orang, melainkan hasil dari kerja keras dan keyakinan diri.
“Setiap orang punya hak untuk berhasil, untuk menjadi besar. Kuncinya ada pada tekad, kerja keras, dan keimanan yang kuat,” ujarnya di hadapan para peserta yang memenuhi ruangan.
Acara bedah buku ini menghadirkan dua pembedah utama: Dr. Kus Hanna Rahmi, M.Psi., Psikolog, yang menyoroti sisi psikologis dan nilai pembentukan karakter dalam buku tersebut, serta Billy Khaerudin, Wakil Redaktur Pelaksana Harian Kompas, yang memberikan pandangan jurnalistik atas pesan kepemimpinan yang terkandung di dalamnya.

Sementara itu, kedua penulis buku, Valent Hartandi dan Yudhanti Budi, berbagi pengalaman dalam proses penulisan yang memerlukan riset mendalam serta dialog intens dengan sang Panglima. Diskusi hangat ini dipandu oleh Chacha Annisa, S.Sos., M.Si., akademisi dan praktisi komunikasi.
Menutup sambutannya, Jenderal Agus memberikan pesan spiritual yang menjadi benang merah dari seluruh isi buku:
“Seburuk apa pun masa lalu seseorang, jangan pernah berpaling dari Allah SWT. Kekuatan batin dan keimanan adalah sumber keteguhan dalam setiap langkah pengabdian,” tegasnya.
Acara ini dihadiri oleh beragam kalangan — mulai dari prajurit TNI, akademisi, mahasiswa, pegiat literasi, hingga jurnalis dan komunitas muda. Kehadiran lintas profesi itu mempertegas bahwa pesan yang dibawa The Road of Faith bersifat universal: bahwa kepemimpinan sejati berakar dari keimanan dan keikhlasan dalam melayani.
Melalui kegiatan ini, TNI berharap semangat literasi dan refleksi kepemimpinan dapat terus tumbuh di masyarakat, sejalan dengan komitmen TNI untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dengan hati yang teguh dan tangguh| Foto : Puspen TNI


