BerandaEntertainmentOperasi Pesta Copet Angkat...

Operasi Pesta Copet Angkat Keresahan Anak Muda di Tengah Himpitan Ekonomi

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Sulitnya bertahan hidup di tengah tekanan ekonomi menjadi latar cerita film terbaru produksi Imajinari, Operasi Pesta Copet.

Mengusung komedi persahabatan, film yang disutradarai Edy Khemod ini mencoba melihat sisi lain kehidupan anak muda yang terdesak keadaan hingga nekat mengambil jalan yang salah.

Film yang dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 27 Agustus 2026 tersebut berkisah tentang empat anak muda yang melakukan aksi pencopetan di tengah gelaran festival musik besar Pestapora.

Dibintangi Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, serta vokalis Sisitipsi Fauzan Lubis, Operasi Pesta Copet tidak semata-mata menjadikan aksi pencopetan sebagai sumber komedi. Di balik premis tersebut, film ini membawa cerita tentang persahabatan, mimpi, ketimpangan sosial, dan perjuangan anak-anak muda yang merasa tidak memiliki banyak pilihan dalam hidup.

OPC STILLS 1725 scaled
Operasi Pesta Copet Angkat Keresahan Anak Muda di Tengah Himpitan Ekonomi

Sebagai rumah produksi yang dikenal dengan karya-karya komedi, Imajinari mencoba menawarkan pendekatan berbeda melalui film ini. Komedi tetap menjadi bagian penting, tetapi dipadukan dengan drama sosial dan eksplorasi genre yang lebih segar. Komedian Awwe turut terlibat sebagai konsultan komedi.

Produser sekaligus salah satu pendiri Imajinari, Ernest Prakasa, mengatakan Operasi Pesta Copet memiliki ide yang unik dan dekat dengan situasi kehidupan sehari-hari.

“Tidak mudah untuk bisa mendapatkan cerita yang fresh, dan menurut Imajinari, Operasi Pesta Copet punya ide dan cerita yang sangat unik dan otentik,” ujar Ernest.

Menurutnya, keberadaan copet di sebuah konser menjadi gagasan menarik untuk dieksplorasi. Film tersebut kemudian dikembangkan dengan komedi yang membumi dan drama yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Baca Juga :   Mengangkat Kisah Perjuangan Perempuan, Reza Rahadian Menyiapkan Debut Film Panjang Pertama
OPC STILLS 1844 scaled
Operasi Pesta Copet Angkat Keresahan Anak Muda di Tengah Himpitan Ekonomi

“Kami berharap film ini bisa menghibur di tengah situasi yang serba sulit seperti sekarang, lewat komedi yang berbeda,” lanjutnya.

Mengedepankan Empati, Bukan Menghakimi

Sutradara Edy Khemod menempatkan empati sebagai salah satu fondasi utama dalam menggarap Operasi Pesta Copet. Ia tidak ingin film tersebut sekadar mengglorifikasi tindakan kriminal ataupun menggambarkan kemiskinan secara ekstrem.

Sebaliknya, Khemod ingin penonton memahami alasan dan situasi yang membuat para karakter mengambil keputusan tersebut.

“Sebagai orang yang pernah berada di posisi seperti karakter Ijal, saya merasa empati menjadi hal yang didahulukan sebagai pondasi dalam menggarap film Operasi Pesta Copet,” kata Edy.

OPC STILLS 1326 scaled
Operasi Pesta Copet Angkat Keresahan Anak Muda di Tengah Himpitan Ekonomi

Karena itu, menurut Edy, penonton tidak hanya diajak menghakimi tindakan Ijal dan kelompoknya, tetapi juga memahami apa yang mereka alami.

Pandangan serupa disampaikan Iqbaal Ramadhan yang memerankan karakter Ijal. Bagi Iqbaal, Ijal merupakan sosok anak muda yang sebenarnya memiliki mimpi dan kemampuan, tetapi lahir dalam kondisi yang membuatnya tidak memiliki privilese seperti sebagian anak muda lainnya.

“Setelah aku mengenal Ijal, dia tidak jauh berbeda dengan kita. Dia juga anak muda yang punya mimpi. Yang membedakan Ijal dan kita, dia tidak dilahirkan di keluarga yang bisa menopang dia dengan segala privilesenya untuk berada di titik kayak kita sekarang,” tutur Iqbaal.

Baca Juga :   Ziva Magnolya Berbagi Perasaan Bisa Tampil Di Konser Super Diva dan Super Girl

Iqbaal menilai karakter Ijal menjadi gambaran kelompok masyarakat yang terpinggirkan oleh sistem dan struktur sosial.

OPC STILLS 1164 scaled
Operasi Pesta Copet Angkat Keresahan Anak Muda di Tengah Himpitan Ekonomi

“Menurutku, itu adalah cermin ketidakadilan yang masih terus ada di Indonesia dan Ijal adalah salah satu korbannya,” tambahnya.

Pengalaman Nekat di Tengah Kerumunan Pestapora

Bagi Kawai Labiba, keterlibatannya dalam film ini juga menjadi pengalaman baru. Selama ini lebih banyak dikenal lewat peran drama, Kawai kali ini harus memerankan Melodi, salah satu anggota geng copet, sekaligus melakukan berbagai aksi di tengah kerumunan penonton Pestapora.

Kawai mengaku sempat merasakan campuran antara khawatir dan antusias saat menjalani proses syuting.

“Sebagai Melodi yang menjadi bagian dari geng copet, ada perasaan yang janggal tapi excited, perasaan khawatir, semua bercampur ketika aku harus syuting di tengah kerumunan penonton Pestapora,” ungkap Kawai.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi salah satu momen paling nekat selama perjalanan kariernya sebagai aktor.

Sementara itu, Kristo Immanuel yang memerankan Adut melihat karakternya sebagai sosok yang santai dan selalu mengikuti keadaan. Berbeda dengan Ijal yang memiliki beban drama lebih kuat, Adut justru menjadi salah satu sumber komedi dalam kelompok tersebut.

Baca Juga :   Ruben Onsu Absen dari Sidang Mediasi, Praktisi Hukum Soroti Peluang Menangkan Hak Asuh Anak
OPC STILLS 1120 scaled
Operasi Pesta Copet Angkat Keresahan Anak Muda di Tengah Himpitan Ekonomi

“Adut selalu go with the flow. Ijal ngajak nyopet, dia ikut. Jadi di sini aku justru menjadi orang yang tidak overthinking. Dan di setiap tongkrongan pasti ada sosok seperti Adut,” kata Kristo.

Ia juga menyebut dinamika persahabatan Ijal dan Adut menjadi salah satu kekuatan cerita, terutama dalam menghadirkan perpaduan drama dan komedi.

Roadshow di 11 Kota

Sebelum resmi tayang di bioskop pada 27 Agustus 2026, Operasi Pesta Copet akan menggelar roadshow bertajuk Pesta Copet di 11 kota pada 22–31 Agustus 2026.

Roadshow tersebut akan menyambangi Malang, Surabaya, Sidoarjo, Solo, Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, Cirebon, Bandung, Bekasi, dan Bogor.

Sejumlah pemain dan sineas dijadwalkan hadir dalam rangkaian tersebut, di antaranya Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, Fauzan Lubis, Edy Khemod, Ernest Prakasa, dan Dipa Andika.

Dengan premis tentang aksi pencopetan, Operasi Pesta Copet justru ingin membawa penonton melihat cerita yang lebih luas tentang kehidupan dan persahabatan.

Premisnya memang tentang copet, tetapi hatinya tentang persahabatan. Film produksi Imajinari ini sekaligus mencoba memotret keresahan anak muda yang berhadapan dengan tekanan ekonomi dan realitas hidup yang tidak selalu berjalan sesuai dengan mimpi mereka.

Operasi Pesta Copet tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

DARI SI KANCIL KE TEMBOK YANG RUNTUH Kenapa Sepakbola Indonesia Kehilangan Duet Ramang & Tan Ling Djie

OLEH: Nabil M.Salim Tahun 1956, dunia terbelalak. Indonesia, negara yang baru 11...

Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka-Teki, Putri Marino Pulang Setelah 20 Tahun

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Rumah produksi Forka Films resmi merilis official teaser...

Kuasa Hukum Richard Lee Soroti Keterangan Doktif di Persidangan, Sebut Ada Dugaan Kesaksian Palsu

TANGERANG — Sidang perkara dugaan pelanggaran hak konsumen dan Undang-Undang Kesehatan...

Rans Entertainment Jadi Promotor D’MASIV Asia Home Run, Bawa Tur ke Lima Negara

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Rans Entertainment resmi terlibat sebagai salah satu promotor...

- A word from our sponsors -