JAKARTA,TERMINALNEWS.ID – Sebuah perayaan kreatif lintas disiplin akan hadir di Bentara Budaya Jakarta melalui pameran seni rupa bertajuk Nada Merupa, yang berlangsung pada 19–28 September 2025. Pameran ini dibuka resmi pada Kamis, 18 September 2025 pukul 15.30 WIB, dengan Frans Sartono bertindak sebagai kurator.
Mengusung gagasan perjumpaan antara bunyi dan rupa, Nada Merupa menghadirkan karya dari seniman dan musisi lintas generasi. Deretan nama besar seperti Arian Arifin (Seringai & Nectatifa), Dewa Budjana (GIGI), Donny Suhendra, Jason Ranti, Jimi Multhazam (MorfeM & The Upstairs), Guruh Soekarnoputra, Heydi Ibrahim (Powerslaves), Sujiwo Tejo, hingga Susilo Bambang Yudhoyono akan menampilkan karya-karya yang merekam perjalanan artistik mereka di luar panggung musik.
Kekayaan medium turut memperkaya pameran ini. Koleksi Purwataraka: The Sounds of Happiness dari John Martono menampilkan lukisan piano yang menghadirkan harmoni visual dan musikal. Sementara itu, karya pelukis gitar dari Astari Rasjid, Jeihan, Nyoman Gunarsa, Srijadi Soedarsono, dan Putu Sutawijaya menghadirkan dimensi estetik yang berbeda namun saling bersahut.
Pameran dibuka untuk publik setiap hari pukul 10.00–18.00 WIB di Bentara Budaya Jakarta, Jl. Palmerah Selatan No. 17, Jakarta Pusat.
Lebih dari sekadar pameran, Nada Merupa menjadi ruang dialektika antara seni rupa dan musik—dua medium ekspresi yang berpadu menghadirkan pengalaman estetik yang utuh bagi pengunjung.


