BerandaNewsNasionalMenko PMK Kunjungi Museum...

Menko PMK Kunjungi Museum La Galigo yang Dipenuhi Dengan Sejarah Indonesia

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Museum La Galigo adalah sebuah museum di Provinsi Sulawesi Selatan yang terletak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Museum ini didirikan pada tanggal 1 Mei 1970. Pada 24 Februari 1974 Direktur Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. I.B. Mantra meresmikan gedung No. 5 dengan luas 2.211 m² sebagai ruang pameran tetap dan ruang pembinaan.

IMG 20250102 WA0051

Selain wisata kulinernya yang terkenal, Kota Makassar juga punya sejumlah spot wisata sejarah yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya Museum La Galigo.

Berlokasi di Jalan Ujung Pandang Nomor 1, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Museum tersebut menempati bangunan dalam kompleks Benteng Ujung Pandang (Fort Rotterdam), dulunya merupakan kediaman Gubernur Belanda Laksamana CJ Speelman.

Baca Juga :   Komisi IV DPRD Maluku: Pengalihan Guru ASN dari Swasta ke Negeri Sudah Harus Dilakukan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Praktikno menyebut Museum La Galigo memiliki koleksi peninggalan sejarah yang cukup lengkap mulai dari jaman prasejarah hingga revolusi kemerdekaan.

IMG 20250102 WA0049

“Museum ini sangat edukatif karena menunjukkan kebesaran dari bangsa kita di masa lalu dengan teknologi dan kearifannya, museum ini sangat lengkap,” ucap Menko Pratikno saat mengunjungi Museum La Galigo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Kamis (2/1/2025).

Museum ini memiliki sebanyak 4.999 koleksi seperti objek prasejarah, keramik asing, dan naskah sejarah.

Di dalam museum ini juga terdapat koleksi berbagai jenis benda hasil teknologi, kesenian, peralatan hidup, serta benda lain yang dibuat dan digunakan oleh 4 suku asli Sulawesi Selatan yaitu Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja.

Baca Juga :   MHT Awards 2026, Kesit: Karya Jurnalis Harus Jadi Catatan Sejarah Jakarta

IMG 20250102 WA0051 1

Lebih lanjut Menko Pratikno berharap wisata sejarah dapat dijadikan alternatif bagi masyarakat untuk berkunjung dan menambah wawasan terkait sejarah Indonesia khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Jadi kita bisa tau sejarah perkembangan budaya kita, ini juga menjadi inspirasi bagi anak-anak muda kita untuk tumbuh menjadi bangsa yang besar,” tuturnya. (DaBon)

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Chelsea Bidik Eks Bintang Manchester United sebagai Pengganti Marc Cucurella

TERMINALNEWS.ID, LONDON – Chelsea dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah untuk merekrut mantan...

Widiyanti Putri Wardhana Apresiasi Jember Fashion Carnaval 2026, Dinilai Perkuat Pariwisata dan Gerakkan Ekonomi Daerah

TERMINALNEWS.ID, JEMBER – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi penyelenggaraan Jember...

Mohamed Salah Selangkah Lagi Gabung Besiktas, Terima Gaji Rp237 Miliar per Tahun

TERMINALNEWS.ID, ISTANBUL - Mohamed Salah dikabarkan semakin dekat untuk melanjutkan kariernya...

Sebuah Spanduk Untuk Anak-anak Yang Tidak Bisa Bermain

MALAM itu stadion penuh sorak. Tapi di tengah gemuruh juara dunia,...

- A word from our sponsors -