TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER – Manchester United berpotensi melakukan perubahan penting saat menghadapi Tottenham Hotspur pada akhir pekan ini.
Gelandang anyar Carlos Baleba berpeluang menjalani debut sebagai starter, sementara Matthijs de Ligt juga mulai mendekati comeback dan disebut bisa menjadi “senjata rahasia” bagi lini belakang Setan Merah.
Manchester United membutuhkan kemenangan ketika menghadapi Tottenham yang berada di dasar klasemen Premier League. Awal musim yang buruk membuat Setan Merah baru mengoleksi dua poin dan hanya mencetak dua gol.
Situasi tersebut membuat posisi Michael Carrick sebagai manajer mulai mendapat tekanan. Dari tujuh pertandingan pada musim 2026/27, Carrick baru membawa United meraih dua kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. Persentase kemenangannya pun hanya 28,57 persen.
Pada pertandingan terakhir melawan Fulham sebelum jeda internasional panjang, Manchester United tampil kurang meyakinkan. Mereka bahkan beruntung bisa membawa pulang satu poin setelah tembakan Matheus Cunha mengalami defleksi berat pada menit-menit akhir.
Carlos Baleba Jadi Starter?
Carlos Baleba yang sebelumnya berada di bangku cadangan berpeluang mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama ketika United menghadapi Tottenham.
Peluang tersebut semakin terbuka apabila Kobbie Mainoo belum pulih sepenuhnya. Mainoo diketahui meninggalkan skuad timnas Inggris sehingga kondisinya menjadi perhatian menjelang pertandingan.

Carrick juga berharap Amad Diallo bisa kembali tersedia untuk mengisi posisi sayap kanan. Eksperimen memainkan Matheus Cunha sebagai penyerang tengah sejauh musim ini belum memberikan hasil yang diharapkan.
Jika Diallo kembali ke starting XI, Bryan Mbeumo bisa dimainkan di posisi penyerang tengah apabila Benjamin Sesko masih belum tersedia. Carrick kemudian memiliki pilihan antara Cunha atau Marcus Rashford untuk mengisi sisi kiri.
Lini Belakang Jadi Masalah
Persoalan terbesar Manchester United sejauh musim ini justru berada di sektor pertahanan.
Luke Shaw, Harry Maguire, Lisandro Martinez, dan Diogo Dalot dinilai belum mendapatkan persaingan yang cukup ketat untuk posisi mereka. United juga sudah kebobolan delapan gol dalam lima pertandingan Premier League musim ini.
Kondisi tersebut membuat kembalinya Matthijs de Ligt menjadi kabar penting bagi Carrick.
Matthijs de Ligt Jadi “Senjata Rahasia”
De Ligt terakhir kali tampil dalam pertandingan kompetitif untuk Manchester United pada 30 November tahun lalu ketika menghadapi Crystal Palace. Setelah itu, bek asal Belanda tersebut harus menjalani operasi untuk mengatasi masalah punggung yang sudah berlangsung cukup lama.
Bek berusia 27 tahun itu kini semakin dekat dengan comeback ke tim utama. Manchester United memang belum mengungkap secara pasti kapan De Ligt akan kembali masuk skuad, tetapi Manchester Evening News sebelumnya melaporkan bahwa sang pemain hampir terlibat dalam pertandingan melawan Fulham sebelum jeda internasional.
De Ligt juga telah tampil dalam laga persahabatan tertutup melawan Lausanne Sport pada pekan lalu sebagai bagian dari proses pemulihan kebugarannya.
Catatan De Ligt di Premier League 2024/25 menunjukkan kontribusinya di lini belakang United. Ia mencatat 29 penampilan, mencetak dua gol, menyelesaikan 1.370 umpan dengan akurasi 90 persen, memenangkan 102 duel dan 58 duel udara, serta membukukan 30 tekel dan 33 intersep.
Kembalinya De Ligt tentu tidak serta-merta membuatnya langsung bermain penuh. Ia kemungkinan membutuhkan beberapa pertandingan untuk kembali mencapai kondisi terbaik.
Namun, kehadirannya saja dapat meningkatkan persaingan di lini belakang. Martinez dan Maguire kini memiliki tambahan tekanan untuk mempertahankan tempat mereka apabila De Ligt sudah benar-benar siap bermain.

Bagi Carrick, kembalinya De Ligt bisa memberikan ketenangan dan pengalaman yang selama ini dibutuhkan Manchester United di jantung pertahanan.
Dengan demikian, Baleba berpotensi menjadi tambahan penting di lini tengah saat menghadapi Tottenham, sementara De Ligt bisa menjadi solusi jangka lebih panjang untuk memperbaiki pertahanan United. Jika keduanya mampu memberikan dampak positif, Carrick memiliki peluang untuk mulai membalikkan situasi sulit yang sedang dihadapi Setan Merah.

