BerandaNewsNasionalMaman Abdurrahman: Rasio Kewirausahaan...

Maman Abdurrahman: Rasio Kewirausahaan Jadi Strategi Tekan Pengangguran dan Kemiskinan

BADUNG, TERMINALNEWS.ID – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan peningkatan rasio kewirausahaan menjadi salah satu strategi paling efektif untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Indonesia.

Menteri Maman saat membuka rapat koordinasi penguatan ekosistem bisnis wirausaha dan standardisasi kartu usaha di Badung, Bali, Jumat (17/10) menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil di kisaran 5 persen dalam beberapa tahun terakhir belum mampu secara signifikan menciptakan lapangan kerja baru maupun menurunkan angka kemiskinan.

Oleh karena itu, peningkatan rasio kewirausahaan menjadi sangat penting untuk menciptakan daya ungkit baru bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Dengan meningkatnya rasio kewirausahaan, kita berharap akan muncul daya dorong baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif, sekaligus menjadi solusi nyata dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan,” ujar Menteri Maman.

Baca Juga :   Safari Ramadhan di Cilandak, Rano Karno Paparkan Capaian dan Fokus Pembangunan Jakarta
pul 160
Menteri UMKM: Rasio Kewirausahaan Jadi Strategi Tekan Pengangguran dan Kemiskinan

Ia menekankan untuk mencapai target tersebut, diperlukan ekosistem kewirausahaan yang kondusif. Pemerintah, menurutnya, tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, industri, dan lembaga pendidikan, sangat dibutuhkan untuk menciptakan iklim usaha yang mendukung lahirnya wirausaha-wirausaha baru.

“Ekosistem bisnis wirausaha yang kondusif akan mendorong lahirnya wirausaha by design bukan hanya tumbuh secara alami, tetapi juga dibentuk melalui strategi yang terencana,” katanya.

Lebih lanjut, Menteri Maman menjelaskan penguatan ekosistem kewirausahaan tidak hanya akan mendorong tumbuhnya pengusaha baru, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM untuk terhubung dengan rantai pasok global. Hal ini akan memberikan dampak ekonomi yang jauh lebih besar dibandingkan model bisnis konvensional.

Baca Juga :   bank bjb Dukung Ekonomi Desa melalui Transaksi Non Tunai dengan Siskeudes-Link

“Sebagai contoh, industri farmasi yang memproduksi obat-obatan membutuhkan bahan baku dari berbagai sektor. Ketika UMKM dapat masuk ke dalam rantai pasok tersebut, dampak ekonominya akan jauh lebih besar daripada jika mereka hanya beroperasi secara konvensional,” katanya.

Menteri Maman juga menegaskan komitmennya untuk mendorong implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 di seluruh daerah. Ia meminta pemerintah daerah untuk segera mengadopsi kebijakan tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

pul 161
Menteri UMKM: Rasio Kewirausahaan Jadi Strategi Tekan Pengangguran dan Kemiskinan

“Saya meminta kepada pemerintah daerah untuk mengimplementasikan kebijakan ini di wilayah masing-masing. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama dalam memperkuat UMKM sebagai penopang utama ekonomi nasional,” katanya.

Selain penguatan regulasi dan ekosistem usaha, Menteri Maman juga menyoroti pentingnya pembiayaan yang tepat sasaran melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurutnya, akses pembiayaan tidak hanya memperkuat kapasitas usaha, tetapi juga mampu menciptakan efek berganda terhadap penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga :   Senam Pagi Rutan Cipinang, Momen Meningkatkan Kesehatan dan Kekompakan Pegawai

“Dalam waktu dekat, Presiden Prabowo akan mengadakan akad massal KUR untuk 800.000 pengusaha UMKM. Berdasarkan riset, satu UMKM penerima KUR rata-rata mampu menyerap tiga tenaga kerja. Artinya, akan tercipta sekitar 2,4 juta lapangan kerja baru,” tutur Menteri Maman.

pul 162
Menteri UMKM: Rasio Kewirausahaan Jadi Strategi Tekan Pengangguran dan Kemiskinan

Dengan langkah-langkah strategis mulai dari peningkatan rasio kewirausahaan, pembentukan ekosistem usaha yang kondusif, keterhubungan dengan rantai pasok global, hingga pembiayaan yang inklusif, pemerintah berharap dapat memperkuat peran UMKM sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi sekaligus solusi konkret dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Indonesia.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

63 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di Bekasi, Libatkan Empat Platform Media

TERMINALNEWS.ID, BEKASI — Sebanyak 63 peserta dari sedikitnya 12 media di...

JANGAN TERIAK MERDEKA DULU. MALU KITA

Catatan Jelang 17 Agustus, Merujuk Puisi Taufik Ismail OLEH: Nabil M.Salim Agustus datang...

Alex Eala Disebut Bisa Bawa Banyak Anak Muda ke Tenis, Dampaknya Lebih Besar dari Sekadar Prestasi

TERMINALNEWS.ID, WASHINGTON - Alex Eala tengah menikmati musim terobosan dalam kariernya...

Manchester United Buat Klausul Khusus dalam Peminjaman Altay Bayindir ke Celta Vigo

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER - Manchester United dikabarkan menyisipkan klausul khusus dalam kesepakatan...

- A word from our sponsors -