BerandaNewsNasionalMaman Abdurrahman: Laundry Sudah...

Maman Abdurrahman: Laundry Sudah Menjadi Tren Gaya Hidup Baru di Masyarakat

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman mendorong pengusaha dan asosiasi laundry memperkuat ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan melalui pemetaan sebaran usaha seiring berkembangnya bisnis laundry di berbagai daerah di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Maman Abdurrahman saat menghadiri peringatan HUT ke-11 Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) di Jakarta, Minggu (13/9/2026).

Maman Abdurrahman menilai usaha laundry telah menjadi bagian dari perubahan gaya hidup masyarakat sekaligus berkembang menjadi aktivitas ekonomi yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

19f9a949 f7fb 4c27 8d86 f8008b4d30e4
Maman Abdurrahman: Laundry Sudah Menjadi Ttren Gaya Hidup Baru di Masyarakat

“Laundry sudah menjadi tren gaya hidup baru di masyarakat. Kita melihat hampir di semua daerah ada usaha laundry. Ini menunjukkan bahwa prospeknya positif dan terus berkembang,” ungkap Maman Abdurrahman.

Namun demikian, Maman Abdurrahman tetap mengingatkan bahwa pertambahan jumlah pengusaha tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan.

“Pertumbuhan usaha yang terlalu terkonsentrasi di wilayah tertentu dapat memperketat persaingan dan berpotensi menimbulkan kanibalisasi pasar antarpengusaha,” jelas Maman Abdurrahman.

Oleh karena itu, Maman Abdurrahman mendorong ASLI bersama asosiasi laundry lainnya mulai melakukan pemetaan potensi pasar dan sebaran usaha. Pemetaan diperlukan untuk mengetahui kapasitas pasar di setiap wilayah sehingga pengembangan maupun ekspansi usaha dapat dilakukan secara lebih terukur.

Baca Juga :   Maman Abdurrahman: Mulai 1 Juli 2026 Pengemudi Ojek Online Roda Dua Diperlakukan Sebagai Pengusaha Mikro Transportasi Online

“Jangan hanya mendorong pengusaha membuka laundry, tetapi juga perlu melihat dan mengatur sebarannya. Kalau di satu wilayah sudah terlalu banyak, pengusaha baru dapat diarahkan ke wilayah lain yang masih memiliki potensi. Dengan begitu, semua bisa tumbuh dan bertahan,” urainya.

8b9f6d4f 84a3 4a64 b45e e660fe078ab5
Maman Abdurrahman: Laundry Sudah Menjadi Ttren Gaya Hidup Baru di Masyarakat

Menurut Menteri Maman, pemetaan juga diperlukan untuk membangun ekosistem usaha yang lebih sehat sekaligus melindungi investasi yang telah dikeluarkan pengusaha UMKM. Keberlanjutan bisnis laundry berkaitan pula dengan rantai usaha yang lebih luas, mulai dari pemasok bahan hingga penyedia peralatan pendukung.

Penguatan ekosistem tersebut menjadi penting karena keberlangsungan usaha laundry turut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Ketika satu unit usaha dapat bertahan dan berkembang, manfaat ekonominya tidak hanya dinikmati pemilik usaha, tetapi juga pekerja dan berbagai pihak yang terlibat dalam rantai usahanya.

Baca Juga :   Pj. Gubernur DKI Jakarta Peringatan Hari Disabilitas Internasional Ajak Penyandang Difabel Berolahraga Bersama

“Ketika kita menghidupkan satu usaha, yang hidup bukan hanya satu orang. Usaha tersebut dapat menyerap dua, tiga, lima, bahkan lebih banyak tenaga kerja. Jadi ketika kita menjaga keberlangsungan usaha laundry, kita juga menjaga kehidupan orang-orang yang bekerja di dalamnya,” ujar Menteri Maman.

37d74912 cc4e 4e65 9fd0 805fbd89f578
Maman Abdurrahman: Laundry Sudah Menjadi Ttren Gaya Hidup Baru di Masyarakat

Akses Pembiayaan

Dalam sesi dialog, pengusaha laundry dari Riau sekaligus Ketua DPP ASLI Riau Kabul Santosa menyampaikan kebutuhan pengusaha terhadap akses pembiayaan untuk mengembangkan usaha.

Menanggapi aspirasi tersebut, Menteri UMKM menyatakan kementerian akan memfasilitasi asosiasi laundry dengan perbankan penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha laundry sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

a5f657c5 92d3 4647 b8a8 45e6f54ffc95
Maman Abdurrahman: Laundry Sudah Menjadi Ttren Gaya Hidup Baru di Masyarakat

“Kami akan memfasilitasi asosiasi dengan bank-bank penyalur KUR. Ini akan segera ditindaklanjuti oleh tim kami bersama asosiasi,” kata Menteri Maman.

Fasilitasi tersebut diharapkan dapat membantu pengusaha laundry memperoleh alternatif pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas usahanya sehingga pengembangan bisnis tetap dilakukan dengan perencanaan yang sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga :   Polri Berhasil Bongkar Jaringan Internasional TPPO Bermodus Admin Kripto di Myanmar

Selain pembiayaan, pengusaha UMKM menyampaikan sejumlah aspirasi terkait regulasi dan kebutuhan pendampingan usaha. Menteri Maman mengatakan Kementerian UMKM akan mengkaji aspirasi tersebut serta berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Menurut Maman Abdurrahman, penguatan sektor laundry perlu ditempatkan dalam kerangka pemberdayaan UMKM yang lebih luas. Pertumbuhan jumlah usaha perlu diimbangi dengan kemampuan membaca pasar, pengelolaan usaha yang baik, akses pembiayaan, serta ekosistem yang memungkinkan setiap pengusaha berkembang secara sehat.

964c91fc 2026 4e06 be34 f2f5e3996bc8
Maman Abdurrahman: Laundry Sudah Menjadi Ttren Gaya Hidup Baru di Masyarakat

Kementerian UMKM berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada pengusaha UMKM, termasuk di sektor laundry yang memiliki potensi memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Kementerian UMKM siap memberikan pelayanan dan dukungan kepada teman-teman yang bergerak di sektor laundry. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan UMKM dapat tumbuh, berkembang, dan berkelanjutan,” tutur Menteri Maman Abdurrahman

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kodaeral IV Gelar Uji Terampil Glasgapur P1-P2 2026, Tingkatkan Kesiapan dan Profesionalisme Prajurit

TERMINALNEWS.ID, BATAM – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV menggelar Uji...

Kemenkop dan Aspebindo Siap Perkuat Sinergi Untuk Mendukung Kemandirian Energi Nasional

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Kementerian Koperasi (Kemenkop) komitmen untuk terus memperkuat sinergi...

PEMILU ISRAEL DI UJUNG TANDUK: SAAT 18 KURSI ARAB MENENTUKAN NASIB ZIONIS

OLEH: Andi Malarangeng PEMILU Israel 27 Oktober 2026 berakhir dengan sebuah paradoks...

FINITO? BELUM. TAPI TIKET WAPRES SUDAH DICETAK ULANG

OLEH: Tommy R. Arief KEMARIN, 30 Oktober 2026, Mahkamah Agung mengetuk palu:...

- A word from our sponsors -