BerandaNewsNasional Maman Abdurrahman Apresiasi 1.000...

 Maman Abdurrahman Apresiasi 1.000 Praja IPDN Bantu Percepatan Pemulihan Aceh Tamiang

BANDA ACEH, TERMINALNEWS.ID – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengapresiasi langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menerjunkan lebih dari 1.000 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk membantu percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Menurut Menteri Maman, kehadiran para Praja IPDN tidak hanya difokuskan pada pembersihan infrastruktur pemerintahan dan pemulihan layanan fasilitas publik, tetapi juga menyentuh langsung sektor usaha mikro dan kecil yang terdampak bencana.

“Saya mengucapkan terima kasih atas inisiatif Kemendagri bersama pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mengonsolidasikan adik-adik Praja IPDN. Mereka tidak hanya membantu pembersihan infrastruktur dan memulihkan pelayanan publik, tetapi juga turun langsung membersihkan toko-toko dan warung UMKM yang terdampak bencana di Aceh Tamiang,” ungkap Menteri Maman saat menghadiri Apel Bersama Praja IPDN, Relawan Tenaga Kesehatan (Nakes), dan Pendamping UMKM di Kantor Bupati Aceh Tamiang, Senin (5/1/2026).

Baca Juga :   Pemprov DKI akan Memberikan Peringatan Sekeras Kerasnya ke Pengelola Pelabuhan Tanjung Priok
IMG 20260105 WA0190
Maman Abdurrahman Apresiasi 1.000 Praja IPDN Bantu Percepatan Pemulihan Aceh Tamiang

Menteri Maman menegaskan, kolaborasi lintas kementerian dan lembaga menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi daerah. Aceh Tamiang termasuk wilayah yang terdampak signifikan pada infrastruktur pemerintahan dan layanan publik, sehingga pemulihan perlu dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi.

“Program ini akan turut mendorong percepatan pergerakan ekonomi di Provinsi Aceh, khususnya Aceh Tamiang. Saat ini kita sudah masuk ke fase pemulihan ekonomi, setelah sebelumnya fokus pada fase tanggap darurat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Maman juga menyampaikan bahwa Kementerian UMKM telah mendirikan Klinik UMKM Bangkit sebagai instrumen percepatan pemulihan ekonomi bagi pengusaha mikro dan kecil yang terdampak bencana. Klinik ini memberikan tiga layanan utama, yaitu layanan pembiayaan, pendampingan produksi barang lokal, serta penguatan ekosistem ekonomi daerah.

IMG 20260105 WA0189
Maman Abdurrahman Apresiasi 1.000 Praja IPDN Bantu Percepatan Pemulihan Aceh Tamiang

Untuk layanan pembiayaan, pemerintah telah menyiapkan kebijakan relaksasi utang bagi UMKM terdampak bencana. Kebijakan ini disusun bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Keuangan.

Baca Juga :   Pekan ke-2 Ramadhan, PROGRAM JUMAT BERKAH WARTAWAN Banyak Temui Warga di Pinggiran Jalan Jakarta untuk Berbagi Takjil

“Kita ingin menenangkan pengusaha UMKM terlebih dahulu. Jangan sampai mereka yang sudah terdampak bencana, tetapi masih dibebani persoalan utang-piutang,” kata Menteri Maman.

Sebagai penguatan di lapangan, Kementerian UMKM juga menggandeng ratusan account officer dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk melakukan pendampingan langsung hingga ke kecamatan dan desa-desa.

Menteri Maman menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia agar pemulihan ekonomi pascabencana dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

IMG 20260105 WA0191
Maman Abdurrahman Apresiasi 1.000 Praja IPDN Bantu Percepatan Pemulihan Aceh Tamiang

“Ini adalah kerja gotong royong lintas sektor. Tujuannya satu, agar Aceh bisa pulih, bangkit kembali, dan UMKM-nya dapat kembali tumbuh serta beraktivitas secara ekonomi,” ujarnya.

Senada dengan hal itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa indikator utama daerah yang mulai pulih adalah berfungsinya pemerintahan di semua tingkatan, mulai dari kabupaten/kota hingga provinsi.

Baca Juga :   Rano Karno: Benyamin Award Jadi Gerakan Membangun Kampung Menuju Jakarta Global

“Indikator normal itu utamanya adalah pemerintahan yang berjalan dengan baik. Pemerintah memiliki sumber daya, mulai dari keuangan, logistik, kebijakan, hingga jejaring sampai ke desa-desa. Kalau pemerintahnya berjalan, maka pemulihan akan jauh lebih cepat,” kata Menteri Tito.

Selain pemerintahan, ia menambahkan bahwa pemulihan layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, dan transportasi juga menjadi kunci.

IMG 20260105 WA0194
Maman Abdurrahman Apresiasi 1.000 Praja IPDN Bantu Percepatan Pemulihan Aceh Tamiang

Menteri Tito juga menilai bahwa kebangkitan ekonomi menjadi simbol nyata pemulihan pascabencana yang langsung dirasakan masyarakat.

“Simbol kebangkitan itu adalah ekonomi. Kita bisa melihatnya dari pasar, toko, warung, restoran, hingga hotel yang kembali buka. Ketika tempat-tempat itu beroperasi, masyarakat punya pilihan untuk berbelanja dan memenuhi kebutuhannya,” ujarnya.

Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah semata, tetapi harus diarahkan agar masyarakat kembali mandiri melalui penguatan ekonomi.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

PWI Half Marathon 2026 Siap Digelar di Bandar Lampung, Hadirkan Tiga Kategori Lomba dan Hadiah Ratusan Juta Rupiah

TERMINALNEWS.ID, BANDAR LAMPUNG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akan menggelar ajang...

Tiga Pemain Muda yang Pernah Dijagokan Jose Mourinho di Chelsea, Begini Nasib Mereka Sekarang

TERMINALNEWS.ID, LONDON - Jose Mourinho dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik...

Magister Ilmu Komunikasi FISIP UPN Veteran Jakarta – Universiti Teknologi MARA Gelar Student Mobility dan Guest Lecture

TERMINALNEWS.ID, SELANGOR – Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial...

Maman Abdurrahman: Suku Bunga KPPS Ditetapkan Sebesar 8 Persen Flat per Tahun

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama...

- A word from our sponsors -