JAKARTA,TERMINALNEWS.ID Peluang Farama menembus empat besar klasemen Grup Timur Liga Soeratin U-15 Jakarta 2026 semakin kecil setelah gagal meraih kemenangan atas MC Utama. Kedua tim bermain imbang 1-1 dalam pertandingan pekan kompetisi yang berlangsung di Lapangan PSF Pancoran, Minggu (1/11).
Tambahan satu poin membuat Farama tetap tertahan di peringkat kelima dengan koleksi 12 poin. Mereka kini menghadapi persaingan berat untuk mengejar Persija Barat yang menempati posisi keempat dengan raihan 17 poin. Kedua tim sama-sama masih memiliki tiga pertandingan tersisa.
Posisi empat besar menjadi batas akhir bagi tim yang berhak melaju ke babak knockout setelah seluruh pertandingan fase grup selesai. Dengan selisih lima poin, Farama membutuhkan hasil maksimal pada tiga laga terakhir sembari berharap pesaingnya kehilangan angka.
Dalam pertandingan melawan MC Utama, Farama sebenarnya sempat unggul lebih dahulu melalui Malix Xavi Maulana pada menit ke-37. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Alvian Ariansyah menyamakan kedudukan untuk MC Utama pada menit ke-43.
Pelatih Farama, Kiel, mengakui anak asuhnya tidak tampil sesuai harapan. Ia menilai kondisi fisik pemain mengalami penurunan akibat aktivitas sekolah yang memengaruhi persiapan tim.
Selain faktor kebugaran, Kiel juga menyoroti sikap pemain yang dinilai kurang serius menghadapi lawan yang berada di papan bawah klasemen.
“Fisik pemain ada penurunan karena terhadang kegiatan sekolah. Anak-anak bermain seenaknya karena melihat lawan berada di bawah klasemen. Namun, ketika tertinggal, mereka bisa kembali fokus dan menyamakan kedudukan,” ujar Kiel.
Sementara itu, pelatih MC Utama, Pamuji, mengapresiasi semangat pemain yang berusaha mendapatkan hasil lebih baik dibandingkan pertemuan pertama. Menurut dia, timnya juga memiliki motivasi untuk tidak terus berada di papan bawah klasemen.
“Kami tidak punya target khusus dalam tiga pertandingan tersisa. Yang penting pemain bermain serius saja,” kata Pamuji.
Hasil imbang membuat MC Utama tetap berada di peringkat ketujuh dari delapan peserta Grup Timur. Namun, tambahan satu poin memperlebar jarak mereka menjadi empat poin dari juru kunci ABC Wirayudha yang baru mengoleksi tiga poin.
Bagi Farama, tiga pertandingan tersisa kini menjadi kesempatan krusial untuk menjaga asa menembus babak knockout.

