JAKARTA,TERMINALNEWS.ID — Casatopia Cafe di Cipete, Jakarta Selatan kembali menjadi titik temu para penikmat musik independen melalui gelaran Main-Main di Cipete Vol. 32 yang berlangsung pada Senin malam (27/10). Acara mingguan ini kembali menegaskan posisinya sebagai wadah penting bagi musisi independen untuk menampilkan karya, berjejaring, dan membangun komunitas musik yang inklusif.
Dipandu oleh dua host yang telah menjadi wajah akrab di kalangan musik lokal, Eno Suratno Wongsodimedjo dan Qenny Alyanno, suasana hangat dan akrab pun tercipta sepanjang acara, membuat penonton merasa seperti berada di ruang kreatif sendiri.
Lima penampil lintas genre mengisi panggung Casatopia malam itu, masing-masing membawa karakter musikal yang unik. Bryan D, penyanyi pendatang baru dengan warna pop yang segar, membuka acara dengan lagu-lagunya yang catchy seperti “Bila Nanti” dan “Everything With You.”

Penampil berikutnya, Araash Band — proyek musik yang lahir dari OAJIL pada 2019 — menghadirkan nuansa alternatif dengan pengaruh indie rock dan lirik reflektif. Setelah sempat terhenti karena pandemi, mereka kini tampil dengan semangat baru melalui lagu-lagu orisinal seperti “My Friend” dan “Bila Ku Lelah.”
Santi Danametta, penyanyi dan penulis lagu yang baru merilis album debutnya, menyuguhkan penampilan penuh emosi lewat karya seperti “15 Tahun” dan “Senja Berwarna,” yang menggambarkan perjalanan hidup dan perasaan manusia.
Sementara itu, unit ska dan rocksteady Mizura Gang’s menghadirkan energi tinggi dengan lagu-lagu bertema sosial seperti “Terbawa Suasana” dan “Jangan Lari dari Masalah.” Musik mereka memadukan ritme ceria dan pesan kebersamaan yang kuat.
Sebagai penutup, Satrio Band tampil memikat dengan lagu-lagu bernuansa pop romantis seperti “Pemikat Hati” dan “Akhir Pekan,” menghadirkan suasana ringan dan penuh keceriaan.
Seperti edisi-edisi sebelumnya, Main-Main di Cipete tetap mempertahankan konsepnya yang inklusif dan gratis untuk publik. Pengunjung dari berbagai latar belakang memenuhi Casatopia Cafe, menikmati musik sambil berinteraksi langsung dengan para musisi.
Dengan keberagaman genre, semangat kolaboratif, dan dukungan komunitas yang kuat, Main-Main di Cipete Vol. 32 kembali membuktikan bahwa musik lokal memiliki daya hidup yang kuat dan pantas dirayakan setiap pekan.|Foto :JackAndie

