Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 Siap Terima Klub Daerah

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Sekretaris Pelaksana Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025, Taufik Jursal Effendi, mengungkapkan bahwa mulai tahun depan, kompetisi ini akan membuka peluang bagi klub dan pemain dari berbagai daerah di Indonesia untuk ikut berkompetisi.

Menurut Taufik, klub-klub dari luar Jakarta nantinya akan difasilitasi melalui perwakilan kantor pemerintah daerah (Pemda) di Ibu Kota.

Langkah ini diambil untuk memberi kesempatan seluas-luasnya bagi talenta muda di daerah agar bisa bersaing di panggung sepak bola nasional.

“Klub dari daerah nantinya akan dititipkan melalui perwakilan kantor Pemda di Jakarta. Kita wajib membantu potensi pemain daerah agar bisa ikut merasakan atmosfer Liga Jakarta U-17,” ujar Taufik saat pertemuan manajemen klub peserta Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025 di Kantor PSF Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (11/8/2025).

Taufik menjelaskan, Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 akan diikuti 16 klub yang bertanding selama 30 minggu. Kompetisi ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-500 Kota Jakarta, yang digadang akan semakin memantapkan predikatnya sebagai kota global.

“Kompetisi mendatang kita persembahkan untuk Jakarta yang akan merayakan usia 500 tahun. Momen ini sekaligus menjadi tonggak bagi Jakarta menuju status kota global,” tambahnya.

Pria yang dijuluki “Bapak Kompetisi Usia Dini” tersebut mengaku telah menerima minat dari sejumlah klub daerah, di antaranya Lhokseumawe Gemilang FC, Tanah Datar FC, Maluku FC, Bone United FA, Purwokerto FC, dan Gorontalo United.

Baca Juga :   Tunas Betawi Gagal Amankan Kemenangan Usai Ditahan Imbang Farama Academy di Liga Jakarta U-17 2025
bekasi betawi 5
Pertandingan Bekasi FC vs Tunas Betawi di lanjutakn kompetisi sepakbola Liga Jakarta U-17

“Klub-klub ini sudah menghubungi kami dan siap bertarung di Liga Jakarta U-17 musim 2026–2027,” tegas Taufik.

Dengan dibukanya pintu untuk klub dari luar Jakarta, Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 diharapkan menjadi ajang pembinaan sepak bola usia muda yang semakin kompetitif sekaligus memperkuat persaudaraan antarpemain dari berbagai daerah di Indonesia.

Related articles

Share article

Latest articles