JAKARTA,TERMINALNEWS.ID– Langkah pemain tunggal putra Alwi Farhan terhenti di 16 besar turnamen bulutangkis BNI Indonesia Masters 2023. Hasil negatif tersebut didapat pebulutangkis kelahiran 12 Mei 2005 itu seusai kalah dari wakil Chinese Taipei, Su Li Yang dengan skor 19-21, 16-21.
Dalam laga yang digelar di Jatim Expo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (26/10/2023), Alwi mengaku sudah mengeluarkan bentuk permainan terbaiknya. Juara BWF World Junior Championships 2023 itu mengaku bermain dalam tekanan sepanjang laga melawan tunggal putra rangking 34 dunia itu. Tidak heran di laga ini Alwi tidak mampu mengimbangi permainan lawan dan menyerah dua gim langsung dalam tempo 45 menit.
“Pada pertandingan ini saya sudah memberikan permainan terbaik. Jujur dengan hasil ini saya masih kurang puas karena banyak melakukan kesalahan sendiri,” ungkap tunggal putra rangking 105 dunia itu.
Sepanjang laga Alwi mengaku sempat merasa beberapa kali dirugikan oleh keputusan kurang tepat dari wasit. Beruntung runner up Osaka International Challenge 2023 itu tidak terprovokasi sehingga menghormati dan menghargai keputusan pengadil lapangan.
“Hal tersebut sudah berlalu, saya tidak kecewa dengan keputusan tersebut dan menerima dengan lapang dada,” tutur Alwi.
“Sejauh ini performa saya masih kurang konsisten. Harus bisa memaksimalkan lagi latihan untuk memperbaiki kekurangan mulai dari teknik hingga fisik,” tambah Alwi.
Dengan hasil ini wakil tunggal putra Indonesia yang tersisa di babak 16 besar adalah Alvi Wijaya Chairullah, Yohanes Saut Marcellyno, Prahdiska Bagas Shujiwo, dan Tommy Sugiarto.
Ganda Putri Melaju
Sementara dari sektor lain, pasangan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto mengawali kampanye mempertahankan gelar juara dengan meraih kemenangan melawan sesama wakil Indonesia, Sofy Al Mushira Asharunnisa/Siti Sarah Azzahra.
Dalam laga yang digelar di Jatim Expo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (26/10/2023), ganda putri rangking 28 dunia itu menang dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-15 atas Sofy/Siti.
Pada pertandingan ini juara Indonesia International Challenge 2022 itu mengaku sudah menyiapkan strategi menghadapi pasangan rangking 128 dunia tersebut. Tidak heran pasangan yang memulai debut di SEA Games 2021 itu menang dua gim langsung dalam tempo 30 menit menghadapi Sofy/Siti. “Kami sudah menyiapkan strategi menghadapi lawan hari ini. Lawan juga tidak mau menyerah begitu saja dan memberikan perlawanan kepada kami,” ungkap Ribka.
“Kami baru beradaptasi dengan kondisi lapangan di sini. Jadi beradaptasi terlebih dahulu dengan kondisi lapangan serta shuttlecock yang digunakan,” timpal Lanny.
Dengan kemenangan ini Lanny/Ribka di perempatfinal akan berhadapan dengan pemenang laga antara sesama wakil Chinese Taipei, Wang Szu-Min/Wu Meng Chen melawan Chen Yu Tong/Hsieh Mi Yen.
“Menghadapi lawan-lawan di perempatfinal kami sudah mempelajari semuanya. Kami harus lebih siap dan bermain rally dengan mempersiapkan fisik yang prima,” tambah Ribka.

