BerandaNewsNasionalKebijakan Satu Peta Percepat...

Kebijakan Satu Peta Percepat Pembangunan Nasional, Sinkronisasi Ruang Capai 19,97 Juta Hektare

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID– Pemerintahan Presiden Joko Widodo menunjukkan keberhasilan signifikan dalam pelaksanaan Kebijakan Satu Peta (One Map Policy/OMP) menjelang akhir masa jabatannya. Kebijakan yang berlandaskan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2016 dan diperbarui dengan Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2021 ini telah bekerja selama delapan tahun, dengan tujuan menciptakan basis data geoportal yang terunifikasi, akurat, dan akuntabel untuk mempercepat pembangunan nasional.

Dalam OMP Summit 2024 di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan capaian signifikan dari kebijakan ini. “Komitmen pemerintah adalah penyelesaian ketidaksesuaian pemanfaatan ruang melalui kegiatan sinkronisasi, untuk memberikan kepastian hukum, peningkatan iklim investasi, dan pemerataan ekonomi berkeadilan. Komitmen kuat ini diwujudkan dengan capaian penyelesaian ketidaksesuaian pemanfaatan ruang sebesar 19,97 juta hektare, yaitu dari 77,38 juta hektare di 2019 berhasil diturunkan menjadi 57,41 juta hektare di 2024,” jelasnya.

Baca Juga :   Kemenkop Siapkan Ekosistem Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Nelayan di Pesisir

OMP Summit 2024 bertujuan untuk menyampaikan kemajuan pelaksanaan percepatan Kebijakan Satu Peta dan penyelesaian ketidaksesuaian pemanfaatan ruang kepada masyarakat luas. Acara ini juga membahas rekomendasi keberlanjutan kebijakan pasca 2024. Hingga saat ini, Kebijakan Satu Peta telah berhasil mengkompilasikan 151 peta tematik dari 23 Kementerian/Lembaga di 38 provinsi.

Pada hari pertama OMP Summit 2024, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian memimpin Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang bertujuan merumuskan strategi pencapaian target pelaksanaan Kebijakan Satu Peta, membahas perkembangan implementasi, serta menentukan arah kebijakan pasca 2024.

Selain itu, sedang disusun White Paper One Map Policy Beyond 2024 yang memuat rekomendasi keberlanjutan pelaksanaan Kebijakan Satu Peta. Rekomendasi ini mencakup penguatan dasar hukum, pemutakhiran peta tematik dan peta dasar skala besar, penyelesaian ketidaksesuaian pemanfaatan ruang, peningkatan teknologi dan infrastruktur geoportal, peningkatan kapasitas SDM geospasial, serta penguatan kolaborasi dan optimalisasi anggaran.

Baca Juga :   DPR RI Apresiasi Pemprov Jambi Alokasikan Rp40 Miliar untuk Calon Jemaah Haji

Airlangga juga menegaskan bahwa Geoportal Kebijakan Satu Peta digunakan untuk berbagi data dan informasi geospasial, yang dimanfaatkan oleh Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah untuk memperbaiki kualitas Rencana Tata Ruang, percepatan penegasan batas administrasi, perbaikan tata kelola perizinan, dan penyelesaian tumpang tindih lahan.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Top Ranger Kupang Uji Pelaporan Cepat Bencana, Usulkan Panduan Bahasa Isyarat

KUPANG, TERMINALNEWS.ID  Bagaimana relawan menyampaikan arah evakuasi kepada warga Tuli ketika...

D’Academy 8 Memanas Menuju Top 11, Sahwan Pimpin Virtual Gift di Result Malam Pertama

JAKARTA,TERMINALNEWS.ID. Persaingan menuju babak Top 11 ajang pencarian bakat dangdut D’Academy...

SCTV Tayangkan Sinetron Kesetiaan Mulai 30 Oktober, Anggika Bolsterli Hadapi Pengkhianatan dan Luka Masa Lalu Rumah Tangga

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID  Stasiun televisi SCTV kembali memperkuat jajaran drama primetime dengan...

SIAP SIAGA dan Mitra di NTT Siapkan Keberlanjutan Layanan Kebencanaan pada 2027

KUPANG,TERMINALNEWS.ID Pemerintah daerah dan mitra Program SIAP SIAGA di Nusa Tenggara...

- A word from our sponsors -