BerandaSportSepak BolaJohn Herdman: Tekanan Adalah...

John Herdman: Tekanan Adalah Berkah untuk Timnas Indonesia

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Penunjukan pelatih asal Inggris tersebut menandai dimulainya era baru bagi sepak bola nasional, menyusul kegagalan skuad Garuda melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026.

Herdman ditunjuk menggantikan Patrick Kluivert, yang mengakhiri masa jabatannya setelah Timnas Indonesia tersingkir pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak memastikan Indonesia gagal melaju lebih jauh, sekaligus mendorong PSSI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah pembinaan tim nasional.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penunjukan Herdman dilakukan setelah melalui proses seleksi ketat.

Federasi menilai pengalaman internasional dan rekam jejak Herdman dalam membangun tim nasional menjadi faktor utama di balik kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“PSSI membutuhkan sosok yang tidak hanya memahami taktik, tetapi juga mampu membangun mental, karakter, dan budaya juara. John Herdman memiliki pengalaman itu,” ujar perwakilan PSSI.

Baca Juga :   PSSI Tegaskan Bangun Ekosistem Pelatih Profesional, Erick Thohir: Tolak Titipan Pelatih dan Pemain

Datang dengan reputasi mentereng, Herdman dikenal sebagai pelatih yang sukses membawa Timnas Kanada—baik putra maupun putri—menorehkan prestasi di level dunia.

Salah satu pencapaian terbesarnya adalah mengantarkan Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, sebuah tonggak sejarah setelah penantian panjang selama puluhan tahun.

Dalam sesi perkenalan, Herdman mengaku memahami besarnya ekspektasi publik Indonesia terhadap tim nasional.

Namun, ia menegaskan tidak melihat tekanan tersebut sebagai beban, melainkan sebuah kehormatan yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab.

“Tidak ada tekanan—ini adalah sebuah keistimewaan. Anda datang ke sebuah organisasi, memimpin sebuah tim, dan memikul harapan sebuah bangsa. Beban itu bisa menjadi kutukan, atau justru berkah,” ujar Herdman di hadapan awak media.

Pelatih berusia 50 tahun itu menekankan bahwa tekanan publik justru bisa menjadi energi positif jika dikelola dengan benar.

Baca Juga :   Pergantian Pelatih Timnas Dimata Pengusaha Asal Solo, Sahli Himawan

Ia berharap para pemain Timnas Indonesia mampu menjadikan ekspektasi besar sebagai motivasi untuk berkembang, bukan sebagai hambatan.

“Saya pernah berada di momen ketika sebuah negara berhenti sejenak dan merayakan kelolosan ke Piala Dunia untuk pertama kalinya. Saya memahami rasanya. Tekanan itu adalah berkah, dan itulah yang ingin saya tanamkan kepada para pemain Indonesia,” katanya.

Herdman juga mengingatkan bahwa pencapaian besar tidak bisa diraih secara instan. Ia mencontohkan perjalanan panjang Kanada yang harus menunggu 36 tahun sejak terakhir tampil di Piala Dunia 1986 sebelum akhirnya kembali ke panggung tertinggi sepak bola dunia.

Menurutnya, Timnas Indonesia saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Keberhasilan melangkah hingga ronde keempat kualifikasi dinilai sebagai lompatan signifikan dalam sejarah sepak bola nasional.

“Lolos ke Piala Dunia tidak terjadi dalam semalam. Indonesia sudah membuat satu langkah besar—langkah yang sangat besar. Sekarang tugas kami adalah mengambil langkah berikutnya,” tutur Herdman.

Baca Juga :   Kemenpora: ASFC ke-48 Ajang Kerjasama antar Negara Asia Kembangkan Potensi Pemain Muda

Dalam waktu dekat, Herdman akan mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komposisi pemain, sistem permainan, serta struktur pendukung tim nasional.

Ia juga berencana menjalin komunikasi intensif dengan pelatih klub Liga 1 guna memastikan kesinambungan program pembinaan pemain.

Bagi Herdman, komitmen dan tekanan adalah fondasi utama dalam membentuk karakter tim yang kompetitif. Itulah alasan ia menerima tantangan melatih Timnas Indonesia, dengan target membawa Garuda tampil konsisten di level Asia dan bersaing menuju panggung dunia.

“Tekanan itulah yang akan membentuk kami, mendorong kami, dan memastikan kami mewujudkan mimpi itu untuk negara ini,” pungkas Herdman.

Dengan dimulainya era John Herdman, publik sepak bola Indonesia berharap Timnas Garuda mampu melangkah lebih jauh dan mewujudkan ambisi besar yang selama ini dinantikan.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -

spot_img