JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Ikatan Keluarga Alumni SMAN 3 Jakarta (IKA Teladan) kembali menggelar acara Jamming Teladan Line Dance yang berhasil mempererat persatuan sekaligus mendukung kesehatan para peserta.
Acara yang sudah berlangsung untuk ketiga kalinya ini mengundang antusiasme besar, bahkan melibatkan alumni dari berbagai SMA di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke.
Ketua Panitia, Indri Sanusi (381), mengaku terharu melihat semangat peserta yang luar biasa.
“Kami tidak menyangka acara ini akan semeriah ini, apalagi banyak peserta yang datang dari luar daerah. Sayangnya, karena keterbatasan tempat, kami harus menolak pendaftar mendadak,” jelas Indri Sanusi.
Menanggapi tingginya antusiasme tersebut, IKA Teladan berencana mencari lokasi yang lebih luas untuk acara tahun depan.

Selain menjadi ajang reuni, Jamming Teladan Line Dance juga bertujuan meningkatkan kesehatan. Line dance, dengan gerakan berirama yang energik, terbukti memberikan manfaat positif untuk kesehatan tulang, otot, dan konsentrasi.
“Kegiatan ini lebih dari sekadar hiburan. Ini adalah upaya kami menjaga kesehatan, terutama bagi alumni yang ingin tetap aktif di usia matang,” tutur Indri Sanusi.
Acara ini pertama kali diinisiasi pada Desember 2023 oleh alumni angkatan 1976 dan 1981, di bawah arahan Rachmat Gobel (Kak RG), Ketua IKA Teladan.
Sebagai alumni SMAN 3 Jakarta angkatan 1981, Kak RG menekankan pentingnya acara ini untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus membuka peluang bagi alumni SMA lain untuk bergabung.
Tahun ini, suasana meriah memenuhi Gedung Bidakara 1, Tebet, Jakarta. Para peserta, kebanyakan ibu-ibu paruh baya, penuh semangat mengikuti gerakan tarian yang dipandu dengan riang gembira.

Acara ini mendapat dukungan dari sponsor seperti DL Beauty dan Sunrider yang menyediakan makanan serta minuman sehat. Kehadiran tim medis dari PK3D-DKJ memastikan kenyamanan dan keselamatan para peserta.
Lebih dari sekadar tarian, Jamming Teladan Line Dance menjadi simbol persatuan lintas generasi dan semangat menjaga kesehatan. Ketua Bidang Kegiatan IKA Teladan, Evo Meirita (383), berharap acara ini terus berkembang.
“Kami ingin Jamming Teladan Line Dance menjadi jembatan silaturahmi alumni dari berbagai angkatan dan daerah,” kata Evo Meirita.
Kesuksesan acara tahun ini memotivasi panitia untuk menghadirkan edisi yang lebih besar dan meriah pada tahun depan.
Jamming Teladan Line Dance terbukti menjadi momentum tak terlupakan yang menyatukan alumni dari berbagai penjuru Indonesia.

